BREAKINGNEWS.CO.ID – Saat ini, para produsen smartphone berlomba-lomba meluncurkan produk-produk yang mampu diandalkan di masa depan. Namun sayangnya, hal tersebut tidak dibarengi dengan keamanan pada smartphone tersebut. Hal ini pun membuat banyak celah bagi para hacker untuk mencoba mendapatkan akses ke perangkat pribadi kita.

Saat ini ada berbagai ancaman besar yang dihadapi pemilik smartphone, dan ini adalah area risiko bagi para produsen smartphone. Berikut ini adalah beberapa ancamannya:

Kebocoran data

Ini adalah celah keamanan yang terjadi ketika aplikasi di ponsel kalian menyiarkan atau mengungkapkan informasi yang tidak ingin kalian ungkapkan. Ini adalah salah satu masalah dengan tidak pernah menghapus aplikasi dari telepon kita. Kita semua secara teratur menambahkan aplikasi baru ke perangkat kita dan kemudian melupakannya.

Jika aplikasi ini disusupi pada masalah keamanan tertentu, mereka (hacker) dapat digunakan untuk mendapatkan data tentang perangkat yang seharusnya disimpan pribadi dari aplikasi lain.

Kebocoran data dapat terjadi karena pengembang aplikasi tidak mengikuti praktik terbaik, atau dapat dilakukan secara rahasia oleh aplikasi yang mengklaim menggunakan data untuk hal lain. Terlepas dari penyebabnya, senjata terbaik terhadap kebocoran data adalah dengan mengatur izin kalian sendiri. Jangan simpan aplikasi lebih lama dari yang kalian butuhkan.

Wi-Fi Public

Sangat mudah untuk dapat masuk ke jaringan Wi-Fi saat kalian sedang bepergian. Ini memungkinkan untuk bekerja di mana pun kalian berada dan memaksimalkan efisiensi. Namun, sementara semakin banyak orang yang bekerja menggunakan jaringan Wi-Fi publik, hanya sedikit yang memahami masalah keamanan jaringan WiFI publik ini.

Masalah terbesar dengan Wi-Fi publik adalah tidak aman. Siapa pun dengan laptop bisa duduk di perpustakaan dan membuat jalur akses palsu. Siapa pun yang terhubung ke titik akses ini masih dapat mengakses internet, tetapi pencipta jalur akses palsu akan memantau lalu lintas.

Ada banyak serangan man-in-the-middle serupa yang dapat menyebabkan banyak masalah. Solusinya? Tahan dari koneksi ke jaringan WiFi publik karena kalian tidak pernah tahu siapa yang menonton dari ujung yang lain.

Versi Aplikasi yang Palsu

Salah satu alasan paling umum mengapa aplikasi berbahaya berakhir di ponsel Android adalah karena pengguna ponsel telah memilih untuk mengunduh file instalasi (.apk) dari sumber selain Play Store. Dan, dengan demikian, akhirnya mengunduh palsu.

Beberapa aplikasi yang sah tidak tersedia di play store. Namun, beberapa aplikasi yang sah telah dikloning dan diracuni oleh malware dan tersebar di web. Peretas dapat menyuntikkan kode yang membuat ponsel kalian berisiko dalam aplikasi yang sah.

Satu-satunya hal yang dapat kalian bisa lakukan di sini adalah waspada. Mengunduh secara eksklusif dari Play Store akan membuat kalian tetap aman, tetapi itu adalah metode sempurna untuk menyaring aplikasi kalian.

Ada juga banyak aplikasi hebat yang tidak tersedia melalui Google Play Store biasa. kalian juga harus yakin bahwa mempercayai sumber aplikasi apa pun yang kalian unduh. Pastikan untuk mencari informasi tentang mereka secara online sebelum kalian memercayai unduhan mereka.

Jumlah dan kecanggihan ancaman yang dihadapi ponsel saat ini jauh lebih besar dari sebelumnya. Jika pengguna ponsel cerdas ingin mendapatkan penggunaan terbaik dari ponsel kalian, tanpa mengorbankan keamanan, kalian harus berinvestasi di beberapa perangkat lunak seperti antivirus.