BREAKINGNEWS.CO.ID-PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mulai melakukan uji coba publik kereta MRT Fase I lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang berlangsung selama 13 hari, sejak 12 Maret ini hingga 24 Maret 2019 mendatang.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P Sabandar menuturkan kalau uji publik terbatas ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana antusias masyarakat terhadap moda transportasi MRT mengingat transportasi itu diharapkan bisa mengurangi angka kemacetan di Jakarta.

“Kita ingin mengetahui antusiasisme masyarakat seperti apa kemudian kita akan melihat bagaimana masyarakat melakukan ujicoba sekaligus kita melatih teman-teman kita ya insan MRT yang mulai mengelola MRT Jakarta ini,” tuturnya di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Tidak jauh berbeda dengan KRL Commuter Line, MRT Jakarta juga memberlakukan rangkaian khusus penumpang wanita namun sifatnya hanya diberlakukan saat jam sibuk kerja yakni pagi dan sore hari. Hal itu dilakukan setelah mendapat hasil survei sebesar 58 persen menginginkan rangkaian khusus penumpang wanita.

“Kemudian kita lihat negara-negafa lain Tokyo itu melalukan pada jam sibuk karena pada jam sibuk jumlah penumpang sangat banyak didedikasikan gerbong perempuan pada jam sibuk,” terang William.

Hingga saat ini penumpang uji publik terdaftar sebanyak 190.599 orang dari 285.600 orang yang ditargetkan. Waktu operasional akan dimulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan membuka 13 stasiun.

Pembangunan MRT tahap I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia dilalui sebanyak tujuh stasiun dipermukaan tanah yakni Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sisanya, enam stasiun di bawah tanah atau subway terletak di Masjid Al-Azhar, Istora Senayan, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.