BREAKINGNEWS.CO.ID- Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menegaskan, pihaknya tidak mengusung calon Presiden (Capres) untuk Pilpres 2019. Hinca memastikan, pihaknya hanya menyiapkan calon wakil Presiden (Cawapres). 
 
"Jadi dari Partai Demokrat kan sudah disampaikan oleh Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), kita tidak mempunyai capres. Kami menyiapkan wapres. Nah yang ada itu tinggal pak jokowi, pak prabowo, atau kemungkinan yang bukan Pak Jokowi atau Pak Prabowo. Tentu ajakan itu ada dan yuk mari kita timbang sama-sama," ujar Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018). 
 
"Tapi kan pertemuan dengan pak Prabowo juga berkomunikasi, begitu juga kemungkinan tiga. Di ujung kami bersepakat akan ada pertemuan lagi jelang tanggal 4 Agustus. Salah satu yang dibahas kapan sih pasangan itu akan diumumkan," tambahnya. 
 
Lanjut Hinca, pihaknya mengajak semua Partai yang ingin berkoalisi dengannya harus mempunyai konsep yang sama. "Bukan syaratnya apa tapi yuk sama-sama kita. Karena kan kalau misalnya bareng 5 tahun haruslah punya pikiran yang sama karena jangan lupa bahwa demokrat punya 10 persen lebih juga sehingga kita bisa mendiskusikan banyak sekali tentang hal-hal yang kita anggap penting," jelasnya. 
 
Menurut Hinca, Cawapres yang akan diumumkan Jokowi dan Prabowo nantinya akan menjadi pertimbangan partai lain. "Tentu saja apa yang diumumkan pak Jokowi atau yang diumumkan pak Prabowo atau ada yang lain, tentu akan ditimbang oleh semua partai yang ada. Termasuk misalnya Golkar, kalau misalnya dia gak diajak seperti apa. Begitu juga demokrat. Jadi skenario-skenario itu kita bicarakan bersama," tukasnya. 
 

Cawapres Jokowi

 
Diketahui, nama yang masuk dalam bursa cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019 seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Kepala Staf Presiden Moeldoko, hingga Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan serta Mahfud MD. Namun, nama-nama yang beredar di publik tersebut masih bersifat spekulasi. 
 
Prabowo Subianto
 
Sementara Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan, pihaknya tidak akan mengusung calon presiden 2019 selain Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Gerindra sudah fix mencalonkan Pak Prabowo sebagai calon presidennya, tidak ada yang lain selain pak Prabowo,” kata Andre saat dihubungi, Senin (9/7/2019) lalu. 
 
Hal itu disampaikan Andre menyikapi dinamika terakhir di PKS yang menginginkan Gubernur DKI Anies Baswedan menjadi capres. “Kami masih meyakini bahwa PKS, PAN, Gerindra akan Solid bersama untuk mengusung Prabowo Subianto,” Andre menambahkan.
 
Andre menganggap wajar dalam dunia politik munculnya wacana mengusung Anies sebagai capres. Namun, pihaknya masih berpegang pada sikap resmi Majelis Syuro PKS yang menginginkan Prabowo menjadi capres didampingi salah satu dari sembilan cawapres PKS. Menurut Andre, saat ini pihaknya masih membahas cawapres yang disodorkan PKS tersebut.  Sembilan kader PKS itu adalah Gubernur Jawa Barat dari PKS Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.
 
Kemudian, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Pendaftaran capres dan cawapres berlangsung dari 4 Agustus 2018 hingga 10 Agustus 2018.