BREAKINGNEWS.CO.ID - Kepolisian Republik Indonesia menghentikan sementara waktu pelayanan Surat Izin Mengemudi Internasional. Hal itu dilakukan terkait kasus wabah virus corona atau covid-19. Kebijakan penghentian sementara waktu layanan pembuatan SIM ini juga berlaku pada pelayanan SIM keliling.
 
"SIM internasional dan SIM keliling dinonaktifkan," ucap Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Istiono saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/3/2020).
 
Kendati demikian, kata Kakorlantas Polri, pelayanan SIM nasional tetap berjalan seperti biasa. Dimana diterapkan standar pencegahan penyebaran corona, semisal jaga jarak alias social distancing, menyiapkan hand sanitizer, serta memakai masker. 
 
Tapi, di wilayah yang masuk zona merah penyebaran virus corona, lanjutnya, pelayanan SIM nasional masih berjalan atau tidak tergantung keputusan Kapolda setempat. Bukan tidak mungkin ada yang ditutup karena masuk zona merah penyebaran virus corona.
 
"Tergantung kebijakan Kapolda (setempat). Bila masuk zona merah ditutup sementara," katanya.
 
Sementara itu, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya mengaku melakukan penutupan sementara pelayanan SIM nasional dari 24 Maret 2020 hingga 29 Mei. Penutupan sementara pelayanan SIM ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk membatasi kerumun di luar rumah guna mengurangi penyebaran virus corona atay covid-19.
 
Karena seperti diketahui Ibu Kota jadi daerah terbanyak warga positif virus corona di Tanah Air sejauh ini. Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo menambahkan pihaknya memberikan dispensasi bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis antara 24 Maret hingga 29 Mei 2020 bisa mengurusnya setelah 29 Mei.
 
"Iya (Layanan pengurusan SIM ditutup sementara). SIM keliling juga tutup. Perpanjangan SIM bisa dilakukan setelah 29 Mei," kata Sambodo menambahkan.
 
Sebelumnya diberitakan, Korps Lalu Lintas Polri menutup pelayanan Surat Izin Mengemudi Internasional sejak hari ini, Kamis 19 Maret 2020 hingga 30 Maret mendatang. Hal ini merupakan salah satu upaya penyebaran virus corona atau covid-19.
 
“Iya (pelayanan SIM Internasional ditutup)," kata Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Istiono saat dikonfirmasi wartawan, Kamis 19 Maret 2020.