JAKARTA - Tiga pelaku aksi kejahatan penipuan melalui media elektronik disikat tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Sulawesi Selatan. Para pelaku menjalankan aksinya dengan mencatut nama Kapolri Jenderal H.M. Tito Karnavian. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian menjelaskan, ketiga pelaku yang ditangkap masing-masing bernama Tajudin (24), Asriyadi (30) dan Mabrur (21). Para sindikat itu membuat puluhan blogspot yang diisi konten menjanjikan hadiah dengan membawa-bawa nama serta foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Dalam content-nya pelaku mencantumkan atau menggunakan nama pejabat, salah satu contoh Kapolri, untuk meyakinkan para korbannya," kata Jerry saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (13/3/2018).  Dalam mennjalankan aksinya, pelaku menggunakan Aplikasi Friend Search For WhatsApp untuk mencari nomor secara acak yang memakai aplikasi WA. Nomor itu kemudian diberi pesan seolah-olah mendapat hadiah dengan syarat mengikuti petunjuk yang disediakan. "Dalam pesan tersebut ada tautan atau link ke blogspot yang sudah pelaku persiapkan," jelasnya.

Aksi penipuan para pelaku tercium oleh polisi sehingga dilakukan penangkapan terhadap Tajudin di kediamannya Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada 3 Maret 2018 kemudian dikembangkan pada tersangka lainnya yakni Asriyadi dan Mabrur yang diringkus baru-baru ini.

Dari penangkapan ketiga pelaku polisi menyita barang bukti berupa uang senilai Rp5 juta, lima  Laptop dengan berbagai merk, delapan  modem, 31 Handphone berbagai merk, 10 simcard di luar HP, empat  buah Kartu Atm BRI dan satu buah Dompet. "Selain menipu, ketiganya juga ternyata pelaku narkoba karena saat ditangkap kami menemukan sabu dan semua pelaku mengaku mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang saat ditemukan sisa pemakaian sabu," ujar Jerry.