JAKARTA – Danilo Petrucci sudah dipastikan akan menjadi tandem baru Andrea Dovizioso di Ducati Team menggantikan Jorge Lorenzo. Sementara pebalap asal Spanyol itu yang lebih memilih untuk hengkang dari Ducati ke Repsol Honda guna menggantikan posisi Dani Pedrosa sebagai tandem Marc Marquez musim depan. Petrucci yakin jika duetnya dengan Dovizioso bakal menjadi momok menakutkan bagi para rival mereka.

Petrucci telah tergabung dalam program Ducati sejak 2015, yakni musim pertamanya membela Pramac Racing. Usai memenangi kompetisi internal dengan Scott Redding pada 2016, Petrux pun berhak mendapatkan motor pabrikan pada 2017 dan 2018. Sejak itu ia membuat gebrakan-gebrakan apik.

Selama 2017, ia sukses merebut empat podium dan dua kali nyaris menang, yakni di Assen, Belanda dan Misano, San Marino. Tahun ini, ia telah merebut satu podium, dan prestasinya selama dua tahun belakangan membuat Ducati menilai dirinya layak dipromosikan ke tim pabrikan.

“Saya sudah bicara dengan Dovi. Ide kami adalah mengatasi masalah yang biasa terjadi dalam tim. Aturan pertama, tandem memang rival utama Anda. Tapi dengan Dovi, kami ingin jadi tandem pemenang. Sebagai kawan, bukan lawan, kami ingin mengembangkan motor. Jika sukses, kami akan membuat Ducati jauh lebih kuat," tuturnya, dikutip La Gazzetta dello Sport.

Dovizioso - Petrucci Berkawan

Bukan rahasia lagi bahwa Petrucci dan Dovizioso merupakan sahabat di luar lintasan. Petrucci bahkan kerap menyatakan bahwa Dovizioso merupakan salah satu orang paling berjasa dalam karirnya, karena kerap membantunya mencari trik yang baik di dalam lintasan.

"Bertandem dengan Dovi bakal sangat menyenangkan. Kami punya hubungan yang sangat baik. Kami ingin melakukan hal yang berbeda, bekerja sama demi memastikan Ducati superior dibanding motor lain. Ia salah satu pebalap terbaik di dunia. Saya akan coba membantunya dan ia akan membantu saya," pungkasnya.