BREAKINGNEWS.CO.ID - Gaya kampanye pasangan capres dan cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai telah bergeser. Pergeseran itu terjadi tak lain karena pasangan capres nomor urut satu Joko Widodo (Jokowi) memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

Pengamat politik Boni Hargens menilai jika sebelumnya gaya kampanye selalu mengungkit isu agama. Namun, saat ini sudah berpindah haluan dengan mengungkit soal isu ekonomi.

"Sebetulnya ada pergeseran dari wacana agama, karena tidak efektif lagi sejak Pak Jokowi memilih KH Ma'ruf jadi wapres, itu mereka bergeser ke isu ekonomi, tapi cara-cara itu juga kan tidak berpengaruh signifikan, karena rupiah ternyata persoalan global," kata Boni kepada wartawan dikawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Saat disinggung terkait dengan pernyataan Sandi yang mengatakan jika saat ini ukuran tempe terus mengecil bahkan setipis kartu ATM, Boni mengatakan jika hal itu hanyalah ilusi Sandi saja.

Tak hanya itu, Sandi juga mengatakan jika harga sepiring nasi ayam di Singapura lebih murah daripada di Indonesia, pun dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Beni pun menganggap jika hal itu terlalu berlebihan. Sehingga apapun saat ini dijadikan isu kampanye, lantaran tiap negara memiliki otoritas dalam menentukan harga barangnya sendiri.

"Tempe setipis ATM itu juga ilusinya Sandi. Kalau nasi ayam lebih murah so what? Kan soal penentuan harga kan itu haknya setiap sistem ekonomi negara setempat, itu otoritasnya dia dong, ngapain dibandingin?" ucap Boni.

"Lu mau bicara disini (Indonesia) juga aqua lebih murah dari pada di Eropa, tapi alkohol disana lebih murah dari pada disini, lu mau apa? Jadi jangan komparasi dua sistem politik dan sistem ekonomi yang berbeda untuk dijadikan bahan kampanye, karena itu kebodohan terlalu permanen," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Cawapres, Sandiaga Uno menyebut harga nasi ayam di Singapura lebih murah dibandingkan di Indonesia. Menurutnya nasi ayam di Singapura hanya Rp 35 ribu, sedangkan di Indonesia harganya mencapai Rp 50 ribu.