BREAKINGNEWS.CO.ID - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Seyiabudi Musa, memenuhi undangan warga Jalan Lodan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, sekaligus mengakhiri reses hari keduanya, Selasa (15/1/2019), malam.

Reses yang dimulai pada pukul 19.30 WIB, dihadiri Lurah Ancol, para RT, tokoh masyarakat, juga warga yang umumnya adalah kaum wanita. Reses kali ini diawali oleh penjelasan dari koorditanor reses, Joseph yang memaparkan tentang reses, kewajiban anggota Dewan untuk menjalani reses, menemui warga di wilayah pemilihannya dalam rangka menyerap aspirasi warga.

Sebagaimana di tempat reses Steven Setiabudi Musa sebelumnya, Lurah Ancol pun menghimbau agar warganya memanfaatkan betul kesempatan ini untuk berdialog dengan anggota Dewan. “Segala keluhan, permasalahan, dan keinginan sebaiknya warga sampaikan kepada bapak Steven, agar dapat diatasi atau dicarikan jalan keluar permasalahannya, bahkan hingga dibawa pada rapat Dewan di DPRD DKI Jakarta,” ujarnya.

Pada pidatonya, Steven Setiabudi Musa kembali memaparkan tentang kewajiban anggota Dewan untuk menjalani reses. Politisi PDI Perjuangan ini juga memaparkan hasil kerja Komisi E yang dibindanginya, diantaranya lebih dari 200 sekolah telah direhabilitasi total, atau bangun baru.

Pada bidang kesehatan, Komisi E DPRD DKI Jakarta memperbaiki infrastruktur kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. " Saat ini 23 Kecamatan sudah memiliki rumah sakit RSUD tingkat Kecamatan, tiga diantaranya ada di Jakarta Utara. Total Kecamatan yang ada di DKI Jakarta berjumlah 44 Kecamatan," ungkap Steven, yang tetap semangat meski dalam sehari melakukan 2 kali reses.

Untuk bidang olahraga, Steven Setiabudi Musa, memaparkan hasil kerja Komisi E diantaranya menaikan bonus para atlet DKI Jakarta yang sukses menyumbangankan medali pada pada perhelatan Asian Games 2018 lalu. "Komisi E memperjuangkan kelayakan bonus bagi para atlet DKI yang menyumbangkan medali di Asian Games 2018. Dan perjuangan Komisi E itu akhirnya disetujui gubernur DKI Jakarta, para atlet mendapat kenaikan bonus," ungkap Steven.

Hal lainnya yang telah dilakukan oleh Komisi E DKI Jakarta adalah pemberian tunai tunjangan hidup bagi pengurus Masjid (marbot) dan Gereja (koster), termasuk memberangkatkan umroh marbot, dan koster ke Jerusalem. “Hal ini akan terus kita bahas berapa kemampuan anggaran pemprov DKI Jakarta.” ucapnya.

Sesi tanya jawab berlangsung ramai dan aktif. Warga mengeluhkan segala permasalahan yang ada pada dirinya dan lingkungannya. Mulai masalah BPJS, ijasah yang masih tertahan di sekolah, progam Pemprov DKI Jakarta dana untuk lansia, permasalahan perbaikan infrastruktur lingkungan, permintaan bantuan kacamata, hingga mengenai program pemerintah bantuan langsung tunai atau bantuan transfer tunai kapan dicairkan.

Lurah Ancol menjawab beberapa pertanyaan yang terkait dengan warganya, seperti mudahnya mengurus pembuatan BPJS dan juga permasalahan ijazah yang masih tertahan di sekolah. “Saya berulangkali menghimbau pada warga untuk mengurus BPJS. Sedangkan ijazah yang masih tertahan, saya tidak menerima informasi atau aduan dari warga, sehingga saya tidak tahu apa permasalahannya.” katanya.

Sedangkan Steven Setiabudi Musa menambahkan jawaban Lurah Ancol, juga mengingatkan warga agar pro aktif terhadap lurah dan lingkungannya. Kedepannya agar hal-hal seperti itu tidak sering terjadi pada warga, dan aparat kelurahan dapat cepat mengatasi atau memberikan laporan pada Kecamatan dan Walikota. “Bapak dan ibu harus urus BPJS, harus memiliki BPJS, manfaatnya sangat besar. Yang mengantar atau mengurus yang sakit saja perlu biaya, apalagi yang sakitnya biaya besar,” himbau Steven.

Steven Setiabudi Musa pun kembali mengingatkan agar warga mengutamakan menggunakan fasilitas rumah sakit pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit tipe D tingkat Kecamatan atau RSUD. “Rumah sakit pemerintah pelayanan dan fasilitasnya sudah bagus, bahkan sudah termasuk canggih. Ini bisa dilakukan oleh karena bapak ibu rajin membayar pajak, dan diadakan untuk melayani kesehatan para warga,” jelas Steven.

Terkait dengan program Pemprov DKI Jakarta bantuan untuk lansia, Steven Setiabudi Musa menjelaskan Komisi E berjuang agar jumlah penerima bantuan lansia ditambah. “Saat ini ada sekitar 14.200 warga lansia DKI Jakarta yang terdata menerima bantuan, dan tahun 2019 ini akan ditambah jumlah penerimanya.” tuturnya.

Tentang program pemerintah bantuan langsun tunai atau non tunai atau bantuan transfer tunai, Lurah Ancol menjelaskan sedang mendata ulang agar tepat sasaran, namun pencairannya belum mendapatkan informasi, karena ini merupakan program pemerintah pusat.

Steven Setiabudi Musa menginfokan pada warga yang hadir bahwa pemerintah Jokowi berencana akan membayarkan pada bulan April 2019. “Tapi ingat bapak dan ibu, jangan dibelikan yang macam-macam, gunakan untuk keperluan sehari-hari yang lebih penting.” bebernya.

Steven Setiabudi Musa terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta 2014-2019 pada Pileg 2014 di Dapil 3 Jakarta Utara yang meliputi Kecamatan Tanjung Priok, Penjaringan dan Pademangan. Steven Setiabudi Musa kembali mencalonkan diri di Pileg 2019, dan politisi PDI P yang menempati nomor urut 5 ini bertarung lagi di Dapil 3 Jakarta Utara.