BREAKINGNEWS.CO.ID - Sejak dibentuk pada 21 Desember 2018 hingga saat ini, Tim Satuan tugas (Satgas) AntiMafia Bola telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia. Teranyar, Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono pun masuk ke dalam daftar tersebut.

Selain Jokdri, begitu Joko Driyono kerap disapa, Satgas terlebih dulu menetapkan 15 tersangka lainnya yaitu mantan Exco PSSI, Hidayat,anggota Komite Eksekutif (exco) yangs ekaligus ketua aspov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng dan anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih. Juga mantan anggota Komite Wasit Priyanto, anak Priyanto Anik Yuni Artika Sari, wasit Persibara melawan Persekabpas Nurul Safarid, mantan penanggungjawab PSMP Vigit Waluyo, Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansur Lestaluhu,empat perangkat pertandingan Persibara lawan Persekabpas dengan inisial P, CH, NR, dan DS.

Tak sampai disitu, tiga orang yang di luar ranah sepak bola pun ditetapkan tersangka. Mereka adalah Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (OB di PT Persija), Abdul Gofur (OB di PSSI). Ketiganya diduga memasuki kantor PT Liga Indonesia yang telah disegel polisi dan merusak sejumlah dokumen yang dipercaya ada kaitannya dengan kasus pengaturan skor.

Ternyata, jumlah tersangka nampaknya tidak akan berhenti sampai disitu saja. Wakil Kepala Anev Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Edy Ciptianto, memberikan sinyal bahwa akan ada tersangka baru dalam waktu dekat ini. Hal itu disampaikannya pada acara diskusi bertajuk "Libas Habis Mafia Bola" di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/3/2019). "kemungkinan ada tersangka baru. Namun, saya belum bisa sampaikan saat ini karena masih ada proses penyidikan dan prosesnya ini sangat sulit," ucapnya.

Kembali Periksa Joko Driyono

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan Satgas menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap Jokdri. Pemeriksaan lanjutan itu dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dari keterangan yang diberikan sebelumnya. Ada sejumlah hal yang masih perlu digali penyidik dari Jokdri terkait kasus tersebut. "Hari ini Satgas melayangkan surat panggilan kembali kepada saudara Jokdri yang rencana akan dipanggil pada Senin besok," ucapnya.