Breakingnews.co.id - Sudah bukan rahasia umum lagi jika sepak bola  menjadi salaha satu wahana terbaik untuk  mempertontonkan rasa nasionalisme, ungkap seorang pengamat sepak bola.

Begitu juga dengan Indonesia, negara dengan ratusan suku dan ribuan pulau potensi konflik menjadi sesuatu hampir ada. Bahkan sampai usia kemerdekaan yang ke-72 baru lalu, perbedaan yang mengarah kepada pertentangan masih kerap terjadi.

Pada sisi ini, kita bisa berharap kepada olahraga khususnya sepakbola yang akan merekatkan serta mengeratkan warga bangsa sebagai satu kesatuan.

Sejarah Mencatat, kita sebagai sebuah bangsa Indonesia pernah  menorehkan sejarah emas ketika tampil di piala dunia 1938 Francis. Ketika itu Indonesia masih menggunakan nama Hindia-belanda karena masih dalam kekuasaan kerajaan belanda. Kebanggaan sebuah bangsa pernah ditunjukkan olah raga sepak bola indonesia kala itu untuk mengobarkan semangat nasionalisme.

PSSI yang dulu bernama Persatuan Sepak Raga seluruh Indonesia ini adalah organisasi ke dua tertua di Indonesia yang berdiri pada tanggal 19 April  1930 yang ketua umum pertamanya ir. Soeratin Soesrosoegondo, dan PSSI resmi diakui sepak bola dunia ketika bergabung dengan FIFA tahun 1952. 

Banyak simbol diantaranya seperti Peace and Love selalu menghiasi tribun penonton dalam pertandingan sepak bola dunia, tidak hanya itu rasa bangga sebagai sebuah bangsa selalu dipertontonkan di sana. Sepak bola sebagai sebuah permainan yang memacu adrenalin pemain dan para penontonnya ini bisa menjadi ajang untuk mempersatukan emosi anak bangsa.

Semoga Pemerintah bisa menyatukan rakyat indonesia yang sedang konflik dengan sebuah olah raga yaitu sepak bola, dan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air wajib hukumnya selalu menjaga kerukunan dalam hidup bernegara. (AS)

Tag