BREAKINGNEWS.CO.ID-Ketua Rapat Pimpinan Gabungan (rapimgab) DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik memastikan revisi terhadap peraturan daerah (perda) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI bakal rampung pertengahan bulan Desember 2018.

Di mana revisi perda itu menyangkut tiga BUMD DKI Jakarta yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PD Pembangunan Sarana Jaya dan PT Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta.

“Pokoknya sebelum 15 desember udah selesai,” tutur Taufik di kantor DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Taufik menjelaskan, revisi persa terhadap ketiga BUMD itu yakni perubahan bentuk perusahaan dan modal dasar BUMD seperti PD Sarana Jaya menjadi Perusahaan Umum Daerah (Prumda) Sarana Jaya dengan besaran modalpun menjadi Rp10 triliun padahal modal awalnya hanya Rp2 triliun.

Untuk PT MRT diubah menjadi PT MRT (Perseroda) dari modal awal hanya Rp14 triliun kini disepakati menjadi Rp40 triliun. Dalam Perda PT MRT itu juga akan ditegaskan bahwa ruang lingkup PT MRT ialah penyelenggaraan prasarana dan sarana perkeretaapian umum perkotaan yang meliputi pembangunan, pengoperasian, perawatan dan pengusahaan prasarana dan sarana MRT.

Sementara itu untuk PT Jakpro sendiri ada penambahan nomenklatur Perseroan Daerah (perseroda) menjadi PT Jakarta Propertindo (perseroda) dengan dasar dari dari Rp10 triliun menjadi Rp30 triliun.

"Rp30 triliun, itu sudah cukup besar, gausah minta gede-gede, ngajuinnya Rp35 triliun tapi udah kita ketok Rp30 triliun," jelas Taufik