BREAKINGNEWS.CO.ID–Qatar sudah lama ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Minggu (15/7/2018) malam, seusai pertandingan final Piala Dunia 2018 di Luzhniki Stadium, Moskow, dilakukan prosesi penyerahan bola dari Presiden Rusia Vladimir Putin kepada kepala negara Qatar (Emir) Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani disaksikan Presiden FIFA Gianni Infantino.

FIFA yakin penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar akan sebaik Piala Dunia 2018 di Rusia ini, yang disebut-sebut Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah. Kendati demikian, Qatar tetap dibayang-bayangi ancaman pemboikotan oleh enam negara tetangganya yang sejak setahun terakhir memutuskan hubungan diplomatik dengan negara petro dolar itu.

Ke-6 negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar itu beberapa waktu lalu menuntut FIFA mencabut negara Teluk tersebut sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Mereka menyatakan, serius dengan rencana pemboikotannya.

Arab Saudi, Yaman, Mauritania, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir menulis surat kepada FIFA meminta agar membatalkan Qatar sebagai tuan rumah. Gianni Infantino, Presiden FIFA, tidak memungkiri adanya ancaman pemboikotan tersebut. Namun, dia tetap yakin bahwa pada akhirnya semua pihak akan menyepakati apa yang sudah diputuskan.

Negara-negara yang memutuskan hubungan dengan Qatar menuduh mereka mendukung kelompok militan. Tetapi Qatar menolak tuduhan tersebut.

“Negara-negara tersebut memperingkatkan FIFA tentang resiko yang mengancam penggemar dan keamanan pemain di sebuah negara yang menjadi basis dan benteng terorisme,” kata Infantino, sebagaimana dikutip Mirror.

Infantino mengatakan negara-negara tersebut mengutip Pasal 85 Peraturan FIFA. Pasal tersebut memungkinan perubahan tuan rumah Piala Dunia jika terjadi keadaan darurat.

Namun, Gianni Infantino menegaskan bahwa FIFA rutin mengadakan kontrak dengan Qatar di tengah krisis diplomatik negara Timur Tengah.

Arab Saudi memenuhi syarat menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah lolos kualifikasi sejak 1994 sampai 2006. Mereka juga lolos ke putaran-final Piala Dunia 2018 ini. Mesir sudah lolos ke putaran-final Piala Dunia 1990 dan 2018 ini. Empat negara yang mengancam boikot lainnya tak lolos ke 'Rusia 2018'. Bahrain hanya mampu mencapai babak playoff antar benua sebelum Piala Dunia Afrika Selatan 2010.

FIFA sudah memastikan pula jika penyelenggaraan Piala Dunia 2022 akan digelar pada musim dingin, yakni  pada 21 November - 18 Desember 2022.