SEMARANG — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebutkan penilaian pada ormas yang juga akan dibubarkan mesti melibatkan ulama yang benar-benar mempunyai pemahaman serta keilmuan yang bisa dipertanggungjawabkan.

PPP menyebutkan mendukung rencana pemerintah kembali membubarkan organisasi kemasyarakatan yang dinilai bertentangan Pancasila. "Sepanjang ormas itu secara historis rekam jejaknya mendoktrin untuk merenggangkan nilai-nilai kebangsaan maka pemerintah bisa mengevaluasi lebih lanjut hingga sampai pembubaran," tutur Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Semarang, Jateng, Sabtu (12/8).

Meski begitu Romahurmuziy berharap pembubaran ormas benar-benar jadi usaha terakhir pemerintah, sesudah pelajari pada ormas yang juga akan dibubarkan itu dikerjakan secara menyeluruh. "Karena dalam Perppu Ormas tidak diatur mekanisme bagi ormas untuk menyanggah melalui pengadilan maupun upaya lain, pembubaran harus menjadi ikhtiar terakhir setelah seluruh penilaian dilakukan," kata dia.

Terlebih dulu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkap pemerintah kembali juga akan membubarkan beberapa ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

Menurut Tjahjo ormas-ormas itu adalah ormas kecil di tingkat provinsi. Tjahjo mengemukakan kalau pemerintah sekarang ini tengah mengevaluasi ormas-ormas itu dengan melibatkan beberapa elemen masyarakat sampai ulama.