BREAKINGNEWS.CO.ID-Real Madrid telah memecat manajer Julen Lopetegui, Senin (29/10/2018), setelah kekalahan memalukan 1-5 pada Barcelona di El Clasico mereka oleh Barcelona, Minggu (28/10) dini hari WIB di Camp Nou.

Los Blancos saat ini terdampar di urutan sembilan dalam klasemen sementara La Liga, dengan raihan nilai 14 dari 10 pertandingan, terpaut tujuh angka dari raksasa Catalan, Barcelona, yang kokoh di puncak klasemen. Real Madrid tanpa kemenangan pada enam pertandingan terakhirnya di La Liga, dan tiga kali berturut-turut menelan kekalahan. Barcelona, yang beru sekali kalah, mempermalukan Real Madrid di El Clasico dari hat-trick Luis Suarez serta dua gol dari Phillipe Coutinho dan Arturo Vidal.

Santiago Solari, pelatih tim B, telah diputuskan menjadi pelatih sementara, dan dia hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan pertandingan Copa del Rey mereka di Melilla sebelum menjamu Valladolid pada Sabtu depan.

Lopetegui pindah ke Real Madrid  pada musim panas setelah mengundurkan diri dari timnas Spanyol menjelang keberangkatannya ke Rusia.

Florentino Perez, Presiden Real Madrid, menginginkan Antonio Conte sebagai pengganti Lapotegui. Namun, tuntutan mantan manajer Chelsea itu agaknya sulit dipenuhi. Conte menuntut kontrak dua setengah tahun, demikian juga untuk tim asistensinya yang terdiri dari lima orang. Tuntutan Conte bisa membuat Florentino Perez memalingkan perhatiannya kepada Roberto Martinez, yang sukses membawa timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Sementara itu, Santiago Solari sendiri disebutkan hanya akan menangani Real Madrid hingga jeda internasional bulan depan sebelum membuat penunjukan permanen.

Sebelum bentrokan dengan Barcelona, Julen Lopetegui bersikeras bahwa dia tidak khawatir tentang masa depannya di Santiago Bernabeu. Namun, hasil akhir pertandingan dengan Barcelona di El Clasico itu mengubah segalanya.

Menurut Florentino Perez, Real Madrid masih memiliki delapan pemain bintang yang dinominasikan memperoleh Golden Ball. Oleh karena itu dia tidak percaya jika timnya begitu lama mendapatkan hasil buruk. Apa yang dialami Real Madrid di La Liga menjadi catatan terburuk mereka sepanjang sejarah.