BREAKINGNEWS.CO.ID-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru mulai mengerjakan proyek pembangunan stadion sepak bola di Taman BMW-Jakarta Utara. Meskipun baru dimulainya, Pemprov tidak berniat mengubah atau mengganti nama dari Jakarta International Stadion menjadi nama lain.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tidak memungkiri kalau sampai saat ini banyak yang usulan terkait pemberian nama stadion sepak bola tersebut. Tidak ada niatan ganti nama dilakukan karena saat ini Jakarta posisinya belum memiliki stadion sepak bola bertaraf dunia.

“Karena ini positioning kita di dalam stadion sepak bola dunia, sehingga stadionnya ini punya asosiasi pada Jakarta, kami sedang memunculkan kesana, Jakarta hari-hari ini tidak ada stadion tingkat global stadion sepak bola yang punya asosiasi dengan nama Jakarta, karena itu kita mulai dulu dengan stadion Jakarta International Stadium,” jelas Anies di kantor BPK Provinsi DKI, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjuk BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menangani proyek stadion sepak bola bertaraf internasional ini setelah melalui pembahasan cukup alot dengan DPRD DKI Jakarta. Untuk pembangunannya sendiri, Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan anggaran sebanyak Rp4.5 triliun.

Lahan dengan luas 221.000 m2 nantinya bisa menampung hingga 82.000 penonton dan dipastikan seluruh fasilitas mulai dari kursi penonton, parkir kendaraan hingga toilet ramah disabilitas. Khusus kepada kelompok disabilitas menyediakan 200 tempat duduk, 24 lot parkir kendaraan, 25 lokasi toilet.

Untuk bangunan dan seluruh kawasan akan mengupayakan sertifikasi green building. Targetnya, kawasan meraih grade platinum atau grade tertinggi dalam sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED). Sertifikasi Grade platinum sama juga ditargetkan hadir di stadion sepakbola Tokyo yang disiapkan untuk Olimpiade 2020.