BREAKINGNEWS.CO.ID-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan logo baru dari program Jak Lingko yang dulunya bernama one karcis one trip (OK Otrip) di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/11/2018). Peluncuran logo tersebut disaksikan langsung oleh Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar.

Dalam sambutannya Anies mengatakan, logo Jak Lingko merupakan karya anak bangsa secara murni karena setelah OK Otrip dirubah menjadi Jak Lingko, Transjakarta langsung membuat sayembara pembuatan logo dengan diikuti 126 peserta.

"Jadi karya yang muncul bukan sekedar dianggap baik tapi secara profesional bisa dipertanggungjawabkan," ujar Anies.

Ia mengungkapkan, logo Jak Lingko nantinya akan digunakan pada seluruh angkutan transportasi yang bergabung dalam program ini. Pergantian logo bakal dilakukan secara bertahap mengingat jumlah armada yang sudah bergabung tidaklah sedikit.

Sayembara logo Jak Lingko dimenangkan oleh Malvin Santoso (29) asal Surabaya-Jakarta Timur. Ia menuturkan pembuatan desain berkonsep jaring laba-laba yang membentuk sawah Lingko. Di mana Lingko menurut adalah sistem pembagian sawah yang bermula dari titik tengah yang disebut dengan lodok. Dari titik tengah itulah ditarik garis panjang menuju bidang terluar yang disebut dengan cicing.

Polanya kecil di bagian dalam dan besar di bagian luar atau mirip jaring laba-laba. Semakin jauh dari titik tengah, semakin luas pula tanah tersebut.

"Itu tengah pusat ya Jak Lingko itu sendiri, kemudian mengarah ke enam titik itu pengembangan untuk nanti MRT, LRT, Trans Jakarta dan ada pengembangan selanjutnya katanya ke transportasi air juga. Jadi itu bisa ke Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu. Jadi rencana masa depan itu," tandas Malvin.

Selain gambar atau desain pemilihan warna biru dalam logo Jak Lingko menggambarkan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi. "Untuk warnanya saya lebih pilih warna yang berkesan modern namun juga tetap ada sisi friendly (keramahan)," katanya.