Jakarta - Pasca Reformasi '98 Dinamika politik Partai Golkar sangat fluktuatif, Partai Berlambang beringin ini ingin ada Ide dan gagasan baru yang ditunjang dengan kerja nyata. 

Runtuhnya Orde Baru  tidak membuat partai tertua ini tenggelam, Golkar sebagai pengawal orde baru selama 32 tahun  tetap stabil di peringkat 3 besar nasional dalam momentum 5 tahunan pemilu di era Reformasi, akan tetapi puncak masalah tersebut muncul ketika Partai Golkar berubah menjadi dualisme kepengurusan yaitu Golkar versi Abu Rizal Bakrie (ARB) dan versi Agung Laksono (AL). 

Konsolidasi dalam menyatukan golkar memakan waktu kurang lebih 1,6 bulan, seiring proses berlalu muncul sosok baru yang disepekati kedua belah  kubu yaitu SETYA NOVANTO. Sosok pembaharu ini memberikan harapan besar untuk menjayakan golkar kembali seperti masa lalu. Akan tetapi perjalanan sebuah perjuangan tidak selalu mulus seperti yang diharapkan. 

Terjangan dan Hantaman keras dari pihak yang kontraproduktif  saat ini menjadikan partai golkar semakin membuat para kader AMPG dan Soksi solid memberikan dukungan moral kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, mereka rela datang ke Jalan Ampera raya Jakarta Selatan untuk memberikan  spirit lebih kepada Anggota DPR RI tersebut.

SN yang dikenal sebagai pribadi yang kalem dan soft  melakukan beberapa pembaharuan dengan Visinya  "mewujudkan transformasi partai modern, yang kuat, solid, dan berakar".

Dengan ide transformasi tersebut melejitkan nama SN menjadi politisi yang paling disegani saat ini, "Setya Novanto effect" memberikan terobosan dan kerja nyata, konkrit serta langsung menyentuh ke akar permasalahan yang sedang di alami rakyat indonesia saat ini.  Semakin tinggi pohon semakin kencang pula anginnya, badai yang menghantam bak angin topan yang menuklir dan ingin menghancurkan partai golkar secara sporadis. 

Pasukan AMPG yang langsung dikomandoi oleh Andi Nursyam Halid(Sekjen PP AMPG) dan Mustafa M raja (Ketua Harian PP AMPG) jalan beriringan dan solid mendukung suami dari Deisti Novanto tersebut. Pasukan dari Ormas Soksi tak kalah ramai, mereka memberikan semangat dan dukungan untuk Ketua Umum.  

Kita berharap Seluruh Kader dan Simpatisan Partai Golkar seluruh Indonesia makin solid dalam kondisi apapun dan bagaimanapun untuk menjaga ritme politik agar tetap seimbang, sehingga tahun politik yang sudah di depan mata ini dapat dilalui dengan lancar sesuai harapan kita. Amiin (AS) 

 

 

Tag