BREAKINGNEWS.CO.ID-Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komisaris Jenderal Polisi (Purn), Drs Oegroseno,  terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin kembali PP PTMSI periode empat tahun ke depan (2018-2023).

Pemilihan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Nasional PTMSI yang berlangsung di Novotel Yogyakarta, Sabtu (7/7/2018) lalu. Munas dihadiri seluruh Pengprov PTMSI.

Dalam sambutannya pada Munas tersebut mantan Waka Polri ini menyatakan tentang pentingnya semua insan PTMSI untuk melakukan rekonsiliasi nasional guna membangun tenis meja Indonesia ke depan yang mumpuni. Segera setelah Munas dia akan mempersiapkan pembahasan untuk rekonsiliasi nasional tenis meja Indonesia.

"Jangan biarkan tangan-tangan tidak bertanggungjawab mencampuri upaya dan niat baik kita untuk berbakti demi meningkatkan prestasi tenis meja Indonesia. Upaya rekonsiliasi itu akan kita lakukan dengan niat baik untuk mempersatukan kembali insan tenis meja Indonesia dalam wadah PTMSI yang satu," demikian antara lain disampaikan Oegroseno seusai pemilihan.

Tentu rekonsiliasi itu pastinya dengan PB PTMSI Lukman Edy, bukan dengan PB PTMSI yang dipimpin Dato Sri Tahir, yang sudah dinyatakan tidak sah sesuai dengan keputusan hukum Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori). 

Di depan kita masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan bersama yaitu penyelenggaraan kejuaraan tenis meja Asia yang dilaksanakan di Bali pada 2019. Prestasi yang sudah diraih dalam kejuaraan dunia di Swedia perlu ditingkatkan lagi dalam kejuaraan dunia mendatang pada divisi dua dunia.

Dalam periode ke depan ini prestasi tenis meja Indonesia mesti bisa sejajar dengan negara-negara terbaik tenis meja dunia. Itulah harapan kita ke depan dalam lima tahun mendatang. Untuk itu ia segera akan menyusun kepengurusan baru dengan memilih figur-figur tenis meja yang terbaik dan tepat sesuai dengan visi dan misi yang diemban bersama.