BREAKINGNEWS.CO.ID - Hampir setiap orang Indonesia tentu sudah tahu kalau minum susu secara rutin dapat menyempurnakan asupan gizi sehari-hari. Susu adalah salah satu produk olahan protein hewani yang berasal dari sapi. Selain  mudah ditemukan. Susu merupakan minuman yang menjadi sumber kalsium yang tinggi. Oleh karena itu anak-anak sangat penting mengonsumsi susu.

Susu memiliki kandungan protein dan kalsium yang bisa membantu metabolisme tubuh lebih baik dan membuat tulang menjadi sehat. Namun di Indonesia, susu kental manis dinilai kurang sehat setelah bertahun-tahun masyarakat terbiasa mengkonsumsi, susu kental manis secara resmi dinyatakan tidak mengandung susu oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Tanpa padatan susu sama sekali, susu kental manis telah berhasil "menipu" masyarakat yang justru sering menyajikannya untuk anak, sebagai alternatif dari susu bubuk yang memiliki harga lebih mahal.

Melalui Surat Edaran tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) pada 22 Mei 2018, Surat yang memperketat peredaran susu kental manis untuk anak-anak itu ditujukan pada produsen, importir, distributor produk susu kental, dan analognya.

"Ini dalam rangka melindungi konsumen, utamanya anak-anak, dari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, perlu diambil langkah perlindungan yang memadai," ujar Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Suratmono dalam surat edaran yang dikeluarkan Rabu (6/7/2018)

Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes, Ir. Doddy Izwardi, MA mengatakan,produk kental manis memiliki kandungan gula yang lebih tinggi daripada kandungan protein. "Namun, iklan di layar kaca menampilkan seolah-olah dijadikan minuman sehat bagi keluarga," jelas Doddy.

Produk kental manis tidak diperuntukan untuk Balita. Namun perkembangan di masyarakat dianggap sebagai susu untuk pertumbuhan. "Kadar gulanya sangat tinggi sehingga tidak diperuntukkan untuk itu," kata Doddy.

Susu kental manis dilarang menampilkan anak-anak. BPOM melarang menampilkan ilustrasi anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apa pun. Khusus untuk iklan, dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

"Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman," jelas  Deputi BPOM Suratmo.

Produk kental manis untuk campuran makanan. Produk kental manis dapat dikonsumsi untuk digunakan dalam campuran dessert atau topping makanan.