BREAKINGNEWS.CO.ID - Sejumlah master fengshui meramal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait dengan Tahun Baru Cina atau Imlek, bahwa tahun 2019 ini, Trump akan bernasib buruk. Peramal asal Taiwan, Tsai Shang-chi menuturkan bahwa tahun Babi Tanah akan buruk bagi mereka yang lahir di tahun Anjing.

Itu termasuk Trump, yang lahir pada 1946 silam. Ia harus berhati-hati pada rahasianya. "Semua hal buruk yang dilakukan oleh mereka yang lahir di tahun Anjing bisa terungkap ke hadapan publik," katanya, seperti saat diwawancara AFP, yang dikutip Selasa (5/2/2019). Bahkan, ia menambahkan, ada kemungkinan Trump bisa diturunkan karena rahasia buruknya terungkap. Master fengshui asal Hong Kong bahkan meramalkan kapan itu akan terjadi. Tidak dalam waktu dekat, katanya, karena golongan oposisi butuh waktu untuk merumuskan langkah mereka.

"Satu-satunya kesempatan untuk menurunkan Trump dengan sukses adalah antara 6 Desember dan 6 Januari 2020 mendatang," tutur ahli fengshui bernama Alion Yeo. Ahli fengshui lain, Thierry Chow mendukung hal itu.

Katanya, satu tahun ke depan Trump akan mengeluarkan banyak energi untuk menjauhkan dirinya dari masalah. "Akan ada banyak masalah yang terungkap dan tidak bagus untuk kariernya." Tak hanya meramalkan nasib Trump, pembacaan shio yang memang sering dilakukan saat pergantian Tahun Baru Cina juga melihat apa yang akan terjadi pada isu Brexit. Kata Yeo, ketegangan antarnegara di Uni Eropa dan Inggris akan berkurang. Akan tetapi ada masalah lain.

"Babi itu merepresentasikan air. Dan air jika ditambah dengan tanah akan membuat lumpur, yang artinya orang akan kurang berpikir jernih dan keputusan mereka akan menjadi problematis tahun ini," katanya. Itu mengindikasikan negara akan sibuk mengurusi masalah internal masing-masing, membuat konflik internasional berkurang setahun ke depan. Meskipun demikian, masalah perdagangan AS dan Cina belum berakhir.

Master fengshui Tsai mengatakan, kelompok-kelompok yang terlibat dalam perang dagang AS dan Cina belum bisa melihat konsekuensi jangka panjang, sehingga negosiasi akan gagal. Bukan hanya itu, Presiden Cina, Xi Jinping yang lahir pada 1953 memang rentan masalah. Terlahir pada tahun ulang, ia disebut punya "energi besar yang merepresentasikan pergerakan dan pergeseran, sehingga jika tidak ditangani dengan baik akan jadi masalah."