JAKARTA- Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu menyebutkan bahwa dalam diri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ada tirani. Menurut Masinton, mengabaikan undang-undang sama dengan tirani.

"Nah kalau dikatakan KPK ini hebat enggak ada itu hebat-hebatnya. Mana perkara kasus korupsi yang besar diungkap. Saya berkesimpulan ada tirani yang ada di dalam KPK. Mengabaikan seluruh perundang-undangan itu kan tirani pak," ujar Masinton di Press Room DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017).

Masinton mengaku kalau dirinya sangat senang melawan sistem tirani tersebut. Sebab kata Masinton dalam tubuh KPK terdapat penyimpangan sehingga harus dilawan.

"Kalau saya dengan Fahri (Fahri Hamzah-red) ini senang melawan tirani seperti ini. Karena memang pada faktanya memang ada penyimpangan, kenapa kita mendiamkan. Maka kalau dilihat KPK sekarang tidak datang ke DPR, itu pembangkangan insitutisi," jelasnya.

Selain itu Masinton menegaskan KPK saat ini tengah mengajarkan masyarakat untuk berlaku anarki agar tidak percaya dengan hukum. Hal ini tentu tidak dapat dibenarkan dan bisa menjadi preseden buruk pada masa datang.

"Ada institusi yang merasa paling benar, dan KPK ini sedang mengajarkan untuk berlaku anarki, agar jangan percaya dengan hukum. Jadi kalau ada orang yang diundang untuk datang terkait masalah korupsi diirnya mangkir ya, itu wajar wajar saja. Toh KPK juga tidak mau datang ke DPR," tegasnya.

BREAKINGNEWS.CO.ID