BREAKINGNEWS.CO.ID-Gonjang-ganjing politik dan kondusivitas nasional yang sedikit terganggu merisaukan banyak pihak. Termasuk Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Dalam keterangan tertulisnya KPSI meminta elemen bangsa menahan diri.

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia  (KSPSI) adalah konfederasi buruh pertama dan terbesar di Tanah Air dengan jutaan massa anggota di seluruh Indonesia.

Berikut adalah rilis resmi dari KSPSI yang ditanda-tangani oleh Presidennya, Andi Gani Nena Wea, Jumat (12/10/2018).

"Mengamati situasi politik akhir akhir ini kami meminta dengan tegas kepada seluruh elite politik untuk dapat menahan diri dalam situasi Bangsa Indonesia yg sedang berduka karena musibah gempa Palu & Donggala
Kami juga sangat menyayangkan opini publik yang digiring secara sistematis untuk menyerang Kapolri Tito Karnavian tentu akan menambah panasnya situasi politik.

Ketua KPK sudah secara terang menyampaikan masalah perusakan barang bukti yang dikatakan terekam CCTV tidak terbukti.

Penggiringan opini untuk menyudutkan Kapolri Tito Kanarvian patut dipertanyakan motifnya.  Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea meminta Kapolri Tito Karnavian untuk tetap berkonsentrasi dengan tugas tugasnya.

KSPSI berharap hajat besar politik Pilpres dan Pileg serentak ini berjalan dengan damai dan aman tentu ini menambah kepercayaan diri investor untuk menanamkan investasi di Indonesia dan tentu berpengaruh untuk kesejahteraan Buruh di Tanah Air tetapi kalau keadaan politik tidak kondusif tentu situasi ekonomi menjadi tidak stabil dan kami Kaum Buruh menjadi korbannya.

Jadikan Pilpres dan Pileg ini sebagai kompetisi yang sehat dan bermartabat."