JAKARTA – Petinju Indonesia, Grece Savon Simangunsong mengatakan bahwa kekalahannya atas petinju asal Thailand, Saylom Ardee pada babak final perebutan medali emas di nomor 69 kg, dikarenakan dirinya bertanding dengan sangat ragu-ragu. Selain itu ia juga mengungkapkan kalau dirinya kalah dalam pengalaman, pasalnya lawan yang ia hadapi merupakan atlet Olimpiade. 

Kekalahan Grece pada pertandingan di JIE EXPO Hall C Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2/2018), terbilang sangat menyakitkan, mengingat Saylom Ardee tak memberikan satu poin pun pada petinju berusia 23 tahun tersebut. Grace dipermalukan Saylom dengan skor telak 5-0. Hal tersebut membuat Indonesia gagal mendulang penambahan medali emas di ajang ini.

"Saya akui kelebihan lawan karena dia jauh lebih baik. Saya juga baru tahu kalau dia adalah petinju yang pernah tampil di Olimpiade Rio 2018," kata Savon kepada wartawan di Jakarta.

"Akan tetapi, itu bukan alasan. Mungkin, hanya pengalaman saya saja yang jauh di bawah dia. Kesalahan saya tidak bisa memulai pukulan-pukulan karena agak ragu-ragu," ujarnya usai bertanding.

Pada cabang olahraga Tinju ini juga, Indonesia hanya kebagian dua medali perak yang dipersembahkan oleh Grece dan Mario Blasius Kali. Adapun empat medali perunggu yang berhasil disabet Indonesia datang dari Matius Mandiangan (60kg putra), Libertus Gha (64kg putra), Aldryani Beatrichx Suguro (51kg putri) dan Novazar Maulina (60kg putri).