JAKARTA – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Jerman kembali membuka Kursus Tari Tradisional bagi anak-anak dan dewasa pada tahun 2018. Kursus ini digelar, untuk melestarikan budaya tari nasional Indonesia sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia serta untuk memperkenalkan kebudayaan RI kepada warga Jerman.

Sejak tahun 2016, KJRI Frankfurt telah membuka kelas tari tradisional Indonesia yang diikuti oleh masyarakat Jerman serta Indonesia baik dewasa maupun anak-anak (Tari Pendet, Tari Japong dan Tari Ngaronjeng, serta Tari Merak). Untuk awal tahun 2018, KJRI Frankfurt menyelenggarkan Kursus Tari Piring asal Sumatera Barat yang akan dilaksanakan selama 10 kali pertemuan.

Seperti dilansir Kemlu. go. id, Kamis (8/2/2018), kursus dilakukan tiap Sabtu dan dibagi dalam dua kelas yaitu kelas anak-anak serta kelas dewasa, dengan pelatih Asika Meryl.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Indonesia di Jerman dapat memperdalam serta melestarikan tarian tradisional Indonesia menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia. Tarian diharapkan dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia. Selain itu, tidak hanya terbatas pada gerakan tarinya saja akan tetapi juga filosofi dari tarian yang diajarkan.