BREAKINGNEWS.CO.ID-  Kementerian Perhubungan melalui (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta masyarakat untuk memahami bahwa aturan tarif penerbangan saat ini tidak mengalami perubahan. Pasca pertemuan dengan pijak INACA (Indonesia National Air Carriers Association) regulator transportasi dalam negeri ini juga menyebut jika tariff yang dinilai terlalu tinggi oleh masyarakat tersebut sebenarnya masih sesuai dengan kebijakan yang telah dikeluarkan sebelumnya.

“Tarif maskapai yang berlaku masih sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan.

Pernyataan disampaikannya pasca pertemuan antara Direktur Jenderal Perhubungan Udara yang diwakili Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah Murni dengan INACA.

Otoritas ini, seperti dikutip dari laman Antaranews.com,  Sabtu (12/1/2019) juga mengklaim telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan tariff atau tiket penumpang angkutan udara tersebut.

Sosialisasi yang telah dilakukan oleh Kemenhub atau Dirjen Perhubungan Udara itu antara lain dengan membuat banner mengenai informasi tarif dan pada website pun juga sudah tertera. “Tarif maskapai penerbangan yang saat ini berlaku pun masih sesuai dengan penetapan tarif itu," tandasnya.

Dengan sosialisasi yang telah dilakukan tersebut Kemenhub berharap  masyarakat bisa lebih memahami Penetapan Tarif Batas Atas dan Bawah yang berlaku.

Hengki menambahkan, pihak Kemenhub telah juga meminta  INACA untuk turut mengkomunikasikan kebijakan tarif kepada masyarakat. “Agar masyarakat memahami benar  bahwa tarif yang diberlakukan masih dalam batas ketentuan yang ditetapkan pemerintah,”katanya lagi.

Selain meminta INACA turut melakukan sosialisasi, Kemenhub juga akan menindak tegas jika menemukan  tarif maskapai penerbangan yang tidak sesuai dengan penetapan tarif yang berlaku.  "Direktur Angkutan Udara telah menyampaikan kepada Ketua INACA bahwa akan menindak tegas apabila terdapat maskapai yang tidak sesuai dengan penetapan tarif. Kami akan berupaya penuh untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan pesawat demi terpenuhi keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang serta menunjang konektivitas negeri," katanya.

Ketua Inaca Askhara Danadiputra juga menegaskan bahwa penetapan tarif yang diberlakukan telah sesuai dengan aturan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah. Maskapai penerbangan pun banyak memberikan berbagai harga tiket khusus bagi masyarakat. "Seluruh maskapai telah menerapkan tarif penerbangan yang masih dalam koridor aturan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah. Kebijakan tarif maskapai selalu berpihak kepada masyarakat termasuk adanya pemberian harga khusus untuk veteran dan lansia," ujarnya.