BREAKINGNEWS.CO.ID - Memasuki era milenial, musik electronic dance atau EDM semakin menjamur di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Penyanyi rapper di Indonesia tidak hanya diisi oleh para pria namun rapper wanita juga hadir menwarnai musik. Salah satunya penyanyi Ramengvrl, meski terbilang baru, Ramengvrl sudah berkolaborasi dengan banyak musisi.

Bahkan, wanita yang memulai karier pada tahun 2013 saat ia baru mengenal kata dan puisi. Kemudian ia mulai memasukkan puisinya ke dalam lagu dan mengunggahnya ke SoundCloud ini sudah muncul dengan single pertamanya “I’m Da Man” pada Desember 2016.

Setelah terakhir merilis lagu “Go! (I Can Be Your)” di tahun 2017 silam, pemilik nama asli Putri Suharto akhirnya merilis single baru berjudul “CASHMERE” di pertengahan tahun 2018 ini

Single ini juga menjadi rilisan pertama Ramengvrl bersama label rekaman tempatnya bernaung, Underground Bizniz Club, menjalin kerjasama dengan Juni Records.

Dalam single “CASHMERE”, Ramengvrl dengan bantuan salah satu produser kepercayaannya, Dexfa, yang juga berperan besar di single sebelumnya, “I’m Da Man”. Lagu ini mencoba menampilkan ketertarikan Ramengvrl dalam mengeksplorasi sound-sound bounce ala New Orleans.

“Waktu itu gue lagi suka banget sound-sound yang bounce gitu. Lagi terinspirasi banget sama lagu-lagu kayak N.E.R.D, Lemon, atau G-Eazy No Limit, lagu-lagu yang langsung bikin orang yang dengar pengen dance gitu. Gue pengen banget bikin lagu yang punya impact yang sama, jadilah CASHMERE,” jelas Ramengvrl.

Proses pembuatan yang dilalui pun tidak terlalu rumit. Dexfa langsung keluar dengan beat yang sesuai dengan harapan Ramengvrl. Dengan cepat pula, Ramengvrl langsung mendapatkan inspirasi untuk membuat barisan liriknya.

“Gue bikin lagu ini lebih ke arah feel-good song gitu. Lebih bercerita, tentang kayak kondisi orang membual tentang dirinya dia sendiri, tapi lebih dengan attitude. Karena gue merasa belakangan ini banyak orang yang punya uang, sering belanja yang mahal-mahal, tapi suka lupa sama kebutuhan dasarnya,” ujar Ramengvrl.

Berdasarkan dari cerita itulah judul “CASHMERE” dipilih. Berasal dari kata kasmir, atau kain wol halus yang dianggap mewakili kemewahan, sisi glamor, dan dianggap bisa mewakili cerita yang ingin disampaikan lewat lirik-liriknya.

Untuk rilisan ini, Ramengvrl dan Underground Bizniz Club sudah mulai bekerja sama dengan Juni Records untuk memaksimalkan potensinya. Juni Records mencoba untuk berbuat lebih banyak lagi untuk single ini. Salah satunya adalah bekerja sama dengan berbagai partner strategis untuk memaksimalkan jangkauan perilisannya.

“Kami mencoba untuk menjalin kerjasama dengan music publicist dan tim public relations di Amerika. Kami bekerja sama dengan Planetary Group untuk mencoba menjangkau media-media di sana dan mencoba untuk menembus radio-radio di sana juga,” ujar Adryanto Pratono, CEO Juni Records.