BREAKINGNEWS.CO.ID- Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali merombak sejumlah pucuk pimpinan dalam internal tribrata tersebut. Hal tersebut diketahui melalui surat telegram NOMOR : ST/ 188 /I/KEP./2019 tertanggal 22 Januari 2019, ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Eko Indra Heri. Salah satunya adalah pergantian Kabareskrim Polri dan Kapolda Metro Jaya yang berada di ring satu. 
 
Terkait perombakan tersebut, Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate menilai sesuatu yang biasa dalam tubuh Polri. Johnny berharap, dengan rotasi tersebut bisa meningkatkan kinerja dan yang belum bagus segera diperbaki. 
 
"Gini, rotasi jabatan di Polri itu suatu rotasi jabatan on duty. Hal yang biasa ditubuh Polri. Tentu kita harapkan rotasi ini, kinerja yang bagus bisa ditingkatkan, yang belum bagus diperbaiki," ujar Johnny kepada Breakingnews.co.id, Rabu (23/1/2019). 
 
Namun Johnny menyarankan supaya rotasi pati Polri tersebut tidak dikaitkan dengan satu kasus tertentu. Misalkan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. 
 
"Jangan ngomong kasus. Masa satu institusi besar hanya dikaitkan dengan satu kasus. Termasuk dengan sudah dibentuknya tim gabungan Novel Baswedan. Mudah-mudahan bisa efektif untuk menyelesaikan masalah Novel Baswedan," tegasnya. 
 
"Jangan sampai pergantian itu hanya dikaitkan dengan satu kasus. Ini kan suatu lembaga yang penting untuk Kamtibmas dibawah Undang-Undang Kepolisian negara Republik Indonesia," tambahnya. 
 
Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian merombak susunan jabatan di tubuh Polri. Ada 48 Perwira Menengah dan Perwira Tinggi dirotasi, beberapa diantaranya menduduki jabatan strategis di Polri. 
 
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis diangkat menjadi Kabareskrim Polri menggantikan Komjen Pol Arief Sulistyanto. Kursi Kapolda Metro Jaya yang ditinggalkan Idham diserahkan ke Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, yang kini menjabat sebagai Asrena Kapolri. 
 
Adapun posisi Komjen Pol Arief digeser menjadi Kalemdiklat Polri menggantikan Komjen Pol Unggung Cahyono yang menjadi Kabaintelkam. Kabaintelkam saat ini, Komjen Lutfi Lubihanto, akan memasuki masa pensiun.
 
Perombakan jabatan penting di Polri ini dibenarkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal sebagai bentuk penyegaran di Polri. 
 
"Mutasi hal yang biasa dalam organisasi Polri, sebagai tour of duty personel Polri. Juga sebagai penyegaran sehingga Polri semakin kuat dan optimal dalam melindungi, melayani dan mengayomi, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).
 
Posisi Asrena Polri yang ditinggalkan Irjen Pol Gatot Eddy Pramono akan diisi oleh Irjen Agung Sabar Santoso. Dari catatan Breakingnews.co.id, Komjen Pol Arief Sulistyanto saat ini berusia 53 tahun. Ia diangkat sebagai Kabareskrim pada 17 Agustus 2018. Ia hanya lima bulan menduduki jabatannya tersebut. 
 
Sedangkan Idham Azis yang berusia 55 tahun, menjabat Kapolda Metro Jaya sejak 20 Juli 2017,  menggantikan Irjen M Iriawan. Ia telah mengabdikan diri bertugas selama 1,5 tahun dan dinilai banyak pihak berhasil dengan baik.