AUSTRIA - Berkaca pada dominasi Ducati di Red Bull Ring musim lalu, pabrikan Italia itu jelas diyakini kuat bakal kembali menunjukkan keperkasaan yang sama pada akhir pekan ini. Sebaliknya menyadari ancaman dari Ducati itu, terutama Lorenzo, Valentino Rossi pun mengatakan pada mantan rekan setimnya itu akan menargetkan kemenangan di MotoGP Austria.

“Dia adalah juara besar, dan dia tahu penting untuk mencoba dan memenangi balapan, yang akan menyelamatkan musim mengecewakannya,” ucap Rossi, seperti yang dilansir oleh Motorsport.com, Jumat (11/8).

Menanggapi pernyataan The Doctor, Lorenzo sendiri memahami Ducati berpeluang besar menang di Red Bull Ring. Namun, ia menegaskan, tak ada yang harus dibuktikan. “Valentino mengatakan saya harus menang di sini untuk menyelamatkan musim saya. Saya tidak harus menyelamatkan apapun, dan saya tidak harus menang di sini,”ungkapnya.

“Saya selalu harus melakukan lebih baik. Saya juga harus lebih memahami motor dan hasilnya akan datang. Saya masih perlu memahami bagaimana mengerem dan berakselerasi lebih baik, lalu hasil akan datang tanpa masalah. Itu bukan kasus hasil terbaik saya harus datang di sini Austria. Saya harus lebih dekat dengan pembalap terdepan, dan di MotoGP tidak mudah untuk menang.” tambah pebalap berusia 30 tahun ini.

Lorenzo membuat peningkatan pada Free Practice kedua dengan menempati posisi kelima. Tapi ia terpaut 0,570 detik dari rekan setim Andrea Dovizioso, yang keluar sebagai pembalap tercepat. Pembalap Spanyol itupun mengakui, Desmosedici GP17 tidak sekuat yang diharapkan, berdasarkan performa di masa lalu.

“Kami tidak secepat seperti yang kami harapkan. Ducati tidak punya keunggulan sama seperti tahun lalu. Saya kehilangan stabilitas saat mengerem, dan saya kehilangan terlalu banyak waktu dari Dovizioso. Keunggulan yang dimiliki Ducati adalah pada pengereman, sebagai salah satu senjatanya. Pada titik ini, saya tidak percaya diri dan masih mengerem sangat terlambat.” pungkas mantan pebalap dari Yamaha factory Movistar tersebut.