BREAKINGNEWS.CO.ID - Perhelatan Asian Games 2018 membuat banyak orang takjub. Tidak hanya sukses selaku tuan rumah, namun juga berhasil mencapai prestasi yang mengesankan. Mulai dari tata panggung, penari hingga pengisi acara. Kesuksesan upacara closing ceremony pada Minggu (2/9/2018) menyita perhatian masyarakat. Salah satunya pembawa acara sekaligus aktor Irfan Hakim.

Melalui unggahan video blog (vlog) di akun YouTube miliknya, Irfan berhasil membongkar fakta mengejutkan tentang panggung penutupan Asian Games 2018. Di mana Wishnutama mengatakan bahwa panggung megah yang dipakai oleh musisi-musisi dalam dan luar negeri itu ternyata dibuat hanya dalam waktu satu hari.

"Closing, bikin panggungnya berapa lama?" tanya ayah empat anak itu. "Satu hari, karena setelah. Kita tadinya berharap memang, panggung ini bisa kita pakai terus yang kita bangun di opening. Tapi ternyata, atletik bertandingnya di situ. Jadi harus kita bongkar, bongkarnya itu kurang lebih 60 jam itu ya," kata Wishnutama langsung membuat Irfan syok.

Wishnutama mengungkap bahwa perbedaan besar terjadi antara persiapannya untuk membuat panggung opening dan closing. Jika panggung penutupan hanya dibuat dalam satu hari, maka tidak seperti itu halnya untuk panggung pembukaan. Whisnutama dan tim membutuhkan total 1,5 tahun untuk membuat konsep pembukaan dengan lima bulan dipakai untuk membuat panggung.

"Mas Tama itu persiapannya berapa lama? Katanya 1,5 tahun, betul?" tanya Irfan penasaran. "Kalau acara opening-nya sendiri 1,5 tahun," jelas Wishnutama. Dalam Vlog itu juga terungkap bahwa beberap hari menjelang pembukaan Asian Games 2018 semua pengisi acara yang terlibat mengadakan gladi resik hampir persis dengan acara yang sesungguhnya. Mulai dari make-up, kostum hingga rangkaian kembang api diuji coba agar sesuai dan sempurna.

Disinggung lebih lanjut, Wishnutama bersama Denny Malik mengaku siap jika suatu hari nanti ditunjuk sebagai "koki" pagelaran serupa atau bahkan pembukaan Olimpiade di Indonesia. Kalau Olimpiade tiba-tiba Indonesia ditunjuk Mas Tama dipercaya lagi (siap)?" tanya Irfan.

"Ya saya sudah punya timnya. Ya enggak Mas Denny. Kalau misalnya itu, konon tahun 2030-an, kita masih kuat enggak tuh? Masih harusnya ya. Amin, panjang umur ya Mas Den," timpal Wishnutama.