SUKABUMI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat membidik sapu bersih kemenangan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar 2018. Target ambisius ini digelar setelah melihat beberapa kemenagan Gerindra di Pilkada sebelumnya

"Pada pilkada yang akan datang ada 16 kota serta kabupaten ditambah Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang akan melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan ini. Kami percaya semua daerah yang akan melaksanakan Pilkada nanti kader Partai Gerindra akan memenangkannya," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi di sela acara kunjungannya ke Sukabumi, Sabtu (12/8/2017).

Menurutnya, untuk memenangkan kursi bupati, wali kota maupun gubernur memang tidak mudah serta harus berorientasi pada pemenangan Pemilihan Presiden 2019. Oleh sebab itu setiap bakal calon yang sudah mendaftar ke partai besutan Prabowo Subianto ini harus berikhtiar sejak awal sebelum surat keputusan dari DPP Partai Gerindra turun.

Pihaknya juga menargetkan seluruh calon yang diusung partainya adalah kader internal, karena ada "trauma" tersendiri untuk Gerindra jika mengusung calon dari eksternal, seperti tidak fatsun terhadap partai serta di tengah jalan suka membelot ke parpol lain.

Namun demikian sampai saat ini, belum ada satupun bakal calon yang mendaftar ke Gerindra mendapatkan SK karena masih dalam proses fit and proper test serta survey. Rencananya pada 1 Januari akan ada peluncuran siapa saja calon kepala daerah baik bupati, wali kota ataupun gubernur yang akan diusung Gerindra. "Komunikasi politik selalu kami lakukan, serta yang paling intens dengan PKS, PAN, Demokrat serta beberapa partai lain," imbuhnya.

Mulyadi membantah kalau Partai Gerindra minim figur calon kepala daerah pada pilkada 2018 mendatang. Maka dari itu pihaknya akan memperkuat diri dalam penjaringan ini serta setiap bakal calon yang mendaftar wajib fatsun pada partainya. "Akan tetapi kami tetap mengedepankan kader internal yang mempunyai kompetensi, elektabilitas serta populeritas baik," tuturnya.

BREAKINGNEWS.CO.ID