BREAKINGNEWS.CO.ID - Sebagai Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia di SEA Games 2019, Harry Warganegara, memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tidak hanya memastikan kesiapan para atlet dan official saja jelang keberangkatan ke Filipina, akan tetapi Harry juga memiliki kewajiban untuk memberikan jaminan kenyamanan pada para kontingen selama mengikuti ajang multi event dua tahunan terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Bahkan tidak hanya atlet dan official yang menjadi fokus Harry, keberangkatan sejumlah awak media yang melakukan liputan langsung ke Manila, Filipina juga tak luput dari perhatiannya. Di sela-sela kunjungannya ke Filipina, Selasa (29/10/2019) lalu, Harry menyempatkan diri untuk menanyakan sejumlah fasilitas yang disiapkan pihak panitia untuk memudahkan awak media asal Indonesia dalam melakukan peliputan.

''Panitia memang tidak akan menyediakan hotel bagi para awak media, sehingga biaya penginapan menjadi tanggung jawab masing-masing media. Namun untuk transportasi, saya sudah tanyakan tadi, dan panitia menyiapkan suttle bus untuk para pewarta,'' ujar Harry.

Fasilitas suttle bus tentunya akan sangat memudahkan tugas para pewarta asal Indonesia yang berada di Filipin. Pasalnya, sejumlah venue yang digunakan pada ajang SEA Games 2019 memiliki posisi yang cukup berjauhan.

Fasilitias serupa juga nantinya akan diberikan kepada para atlet dan official. Pihak panitia telah menyiapkan transportasi khusus yang akan mengantar setiap kontingen dari tempat mereka menginap hingga ke venue pertandingan ataupun sebaliknya.

''mengingat ada 4 cluster dengan venue berjauhan, maka pihak panitia juga menyiapkan suttle dari setiap cluster. Dan nanti juga ada transport dari setiap official venue bagi para kontingen,'' ujar Harry.

Kedatangan Harry ke Filipina juga dalam rangka menghadiri ''3rd CDM Meeting'' yang berlangsung di Manila. Kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia SEA Games 2019 ini, bertujuan untuk memberikan penyegaran dan informasi terbaru terkait semua progress dan persiapan yang tengah dilakukan tuan rumah.

''Di pertemuan tadi panitia membeberkan semua detil soal persiapan sport, venues, games services, accreditation & uniforms, infomation technology & telecommunications, protocol, medical, admin & finance, AV, security, ceremonies, marketing & PR, broadcast & media, serta volunteers program.''

''Karenanya momen ini jadi kesempatan bagi kami untuk memastikan semua kebutuhan kontingen Indonesia, termasuk media, bisa terakomodir. Karena kami tentunya tak ingin ada kendala yang terjadi di hari penyelenggaraan,'' tutupnya.