JAKARTA- Komisi III DPR RI telah memperpanjang masa jabatan Arief Hidayat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon meminta Hakim MK tidak berpolitik.  Komisi III DPR RI telah menyetujui Arief Hidayat untuk dicalonkan kembali menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) setelah melalui fit and proper test dari anggota Komisi III dan Tim Panel Ahli, pada Rabu (6/12/2017) di Gedung Parlemen, Senayan. 

"Kita ingin hakim MK Ini tidak berpolitik dan ambil keputusan ini yang tertinggi final mengikat walau dalam praktiknya tidak begitu," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017). "Tapi keputusan ini butuh hakim yang punya integritas, yang menjaga marwah konstitusi kita. Penjaga akhir dari konstituai kita. Catatan itu jadi masukan supaya mengambil keputusan berdasarkan kepentingan sesaat. Kita lihat di Paripurna," tambahnya.

"Komisi III meyetujui saudara Arief Hidayat untuk dipilih kembali menjadi Hakim Konstitusi," ujar pimpinan rapat, Trimedya Panjaitan di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017). Keputusan tersebut diambil setelah 9 fraksi di Komisi III menyatakan persetujuannya. Sementara, Gerindra yang sejak awal menolak adanya fit and proper test tidak berpendapat.