BREAKINGNEWS.CO.ID - Polda Metro Jaya dan jajarannya mengamankan sebanyak 387 orang dalam Operasi Cipta Kondusif yang digelar secara serentak di Ibu Kota dan sekitarnya. Dua dari mereka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas hingga menemui ajalnya karena berusaha melawan petugas. "Ada 27 yang dilakukan tindakan keras, dua orang pada saat dibawa ke rumah sakit kehabisan darah di jalanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (6/7/2018).

Argo mengungkapkan Operasi Cipta Kondusif ini menitik beratkan sasaran tindak kriminalitas seperti pencurian disertai kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) yang didalamnya ada begal, jambret, dan curanmor.

Operasi ini telah dimulai dari tanggal 3 Juli dan berakhir di tanggal 3 Agustus 2018. "Jadi dari 3 sampai 5 Juli ini sudah kita lakukan penangkapan-penangkapan yang ada polres jajaran dan Polda juga," kata Argo.

Operasi Cipta Kondusif ini menurunkan 16 tim yang dibentuk, terdiri dari 13 tim dari tingkat Polres dan tiga tim bentukan dari Polda Metro Jaya. Sejak tiga hari operasi dilakukan ada 69 kasus berhasil ditangani. "Kemudian kita bisa amankan sebanyak 387 orang. Dari jumlah itu, setelah kita lakukan penyidikan, ternyata ada 73 orang dilakukan penahanan karena melakukan tindak pidana," lanjut Argo.

Tindak pidana ini bermacam-macam, ada jambret, begal, curanmor, penodongan, dan lainnya. "Jadi ada 73 orang yang kita lakukan penahanan. Dan 314 kita lakukan pembinaan artinya, dia tidak terbukti di dalam melakukan kegiatan tindak pidana, Kita monitor yang bersangkutan dalam kegiatannya," jelas Argo.

Operasi Cipta Kondusif juga menyita sejumlah barang bukti dari mereka yang diamankan. "Sudah kita kumpulkan, ada sepeda motor, sajam, golok, senpi rakitan," bebernya.

Argo menjelaskan kegiatan ini merupakan keberhasilan dari Polda Metro Jaya dan jajaran di dalam mengungkap street crime yang telah dilakukan selama tiga hari ini.

Pada operasi ini ada pemandangan yang menarik di Jakarta barat, di mana pelaku jambret dan copet yang ditangkap adalah pasangan suami istri. "Di belakang saya ini ada laki dan perempuan, yang suami ini melakukan jambret, yang istrinya juga sama. Keduanya ditahan di Polsek Taman Sari di Jakarta Barat," ujar Argo.

Dari 73 tersangka yang ditangkap disebutkan Argo, 27 diantaranya ditembak kakinya karena berusaja melawan petugas pada saat akan ditangkap.