BREAKINGNEWS.CO.ID - Seorang pria asal Palestina dilaporkan tewas ditembak mati, ketika tengah berupaya menikam seorang pasukan pertahanan Israel (SDF) di Tepi Barat, pada Senin (21/1/2019) waktu setempat. 

"Penyerang itu datang menggunakan kendaraan dari Nablus, kemudian keluar dari kendaraannya dan berusaha untuk menikam seorang tentara SDF yang berada di dekat pos pemeriksaan," demikian pernyataan militer Israel. Pernyataan itu berlanjut, "Seorang tentara lainnya merespons dengan menembak ke arah teroris itu dan menetralkannya."

Meskipun demikian, militer Israel memastikan bahwa tak ada personel SDF yang terluka dalam insiden tersebut. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina juga mengonfirmasi bahwa salah satu warga mereka tewas. Akan tetapi, tidak ada komentar lebih lanjut dari otoritas Palestina.

Aksi saling serang seperti ini memang kerap terjadi di Tepi Barat setelah perundingan damai antara Israel dan Palestina tidak berhasil pada 2014. Tidak lama setelah dilantik pada 2016 lalu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali menggagas upaya untu perundingan damai bagi kedua negara, akan tetapi hingga saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut.

Salah satu isu utama yang memicu pertikaian antara Israel dan Palestina adalah kedua belah pihak memperebutkan Yerusalem sebagai ibu kota negara mereka di masa yang akan datang. Ketika perundingan masih terus berlanjut tanpa solusi, Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, keputusan yang dikecam oleh kebanyakan negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).