BREAKINGNEWS.CO.ID - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, memberikan ucapan selamat atas kemenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan umum 2019 dan berharap hubungan bilateral dengan Indonesia semakin kuat.

"Perdana Menteri Abe menyampaikan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo. Perdana Menteri Abe juga menyampaikan harapan beliau untuk bekerja sama dengan Presiden Joko Widodo guna memperkokoh hubungan antara kedua negara," bunyi pernyataan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Selasa (21/5/2019).

Sementara itu, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, juga tak ingin ketinggalan mengucapkan selamat kepada Jokowi.

Melalui Duta Besar Korsel di Jakarta, Kim Chang-beom, Moon menyampaikan ucapan selamat terhangat untuk Jokowi yang kembali terpilih sebagai presiden. "Ucapan selamat terhangat dari Presiden Moon Jae-in diberikan kepada Presiden Jokowi atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Indonesia. Ia (Presiden Moon) berharap agar bisa bekerja sama lebih luas dan lebih kuat lagi dengan Indonesia," tulis Kim melalui Twitter.

Sebelum Abe dan Moon, Perdana Menteri India Narendra Modi, PM Australia Scott Morrison, dan PM Malaysia Mahathir Mohamad juga telah mengucapkan hal serupa kepada Jokowi lebih dulu. Jokowi bersama pasangannya, KH. Ma'ruf Amin, berhasil menang dalam pemilihan umum 2019 pada 17 April lalu.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara nasional pada dini hari tadi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaparkan Jokowi-Ma'ruf berhasil meraih 85.036.828 suara atau 55,41 persen dari total 153.479.321 suara sah nasional. Sementara itu, pasangan rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hanya meraup 68.442.493 suara atau 44,59 persen dukungan.

Dalam pidato kemenangannya, Jokowi berjanji akan menjadi pemimpin dan pengayom bagi seluruh masyarakat Indonesia setelah dilantik untuk periode keduanya pada Oktober 2019 mendatang. "Setelah dilantik pada Oktober 2019 mendatang, kami adalah presiden dan wakil presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom 100 persen rakyat Indonesia. Kami akan berjuang mewujudkan keadilan sosial bagi 100 persen rakyat Indonesia," katanya saat berpidato di Kampung Deret, Jakarta.