BREAKINGNEWS.CO.ID - Indonesia tak pernah kehabisan pemain muda berbakat. Dari tahun ke tahun Indonesia selalu 'memproduksi' sejumlah talenta di lapangan hijau. Karena kurangnya perhatian dari pemangku kebijakan olahraga negeri ini membuat sejumlah pemain muda mencoba peruntungannya di luar negeri.

Benua Eropa menjadi destinasi utama bagi para pemain negeri ini untuk mengembangkan karirnya ke arah yang lebih baik. Salah satunya adalan bek kiri Timnas Indonesia U-22, Firza Andhika. Pemain yang musim 2018 bermain untuk PSMS Medan itu telah mengakhiri masa trialnya selama di Eropa bersama klub asal Belgia, AFC Tubize dan klub asal Spanyol, UD Alzira. Setelah mengakhiri trialnya dan pulang ke Tanah Air, Firza mendapatkan kabar bahwa ia diterima di kedua klub asal Eropa tersebut.

Namun, Firza belum mau menentukan ke klub mana ia akan bergabung. "Alhamdulillah dari dua trial di Eropa saya diterima. Insya Allah musim ini main di luar. Tapi Firza enggak bisa nentuin yaa, karena yang nentuin agen sendiri. Firza mau main dimana itu agen yang nentuin itu Northcliff," kata jebolan Timnas Indonesia U-19 itu ketika ditemui seusai menjalani pemusatan latihan Piala AFF U-22 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Firza mengaku mendapatkan sejumlah arahan dari pelatihnya di Timnas U-22, Indra Sjafri. Menurut sang pelatih dirinya harus menambah porsi latihan lantaran di Indonesia dan Eropa kultur sepak bolanua jauh berbeda. Pembicaraan pribadi suruh latihan terus karena di luar dan Indonesia jauh berbeda, pemain di sana punya mental dan Skill yang bagus. Itu saat saya ke Belgia pada dua minggu awal canggung, mulai dari nol lagi. Terutama mental dan teknik. Tapi alhamdulilah tiga minggu setelah saya bisa beradaptasi," ucap Firza.

Terkait dua negara Spanyol dan Belgia, Firza mengaku condong ke Belgia. Alasanya, di sana, sedikit orang-orang Asia dan AFC Tubize memiliki fasilitas yang lengkap. "Di Spanyol sudah banyak orang Asia tapi saya tertarik main di Belgia. Karena di sana orang-orang Asia sedikit. Fasilitas enak di Tubize," ujar pemain kelahiran Medan 11 Mei 1999 itu.

Lebih lanjut, untuk sementara, Firza mengaku tengah fokus untuk mengikuti seleksi Timnas U-22. Nama Firza dipanggil oleh coach Indra Sjafri untuk mengikuti seleksi punggawa Garuda Muda yang akan bersiap untuk berlaga di Piala AFF U-22 di Kamboja pada Februari mendatang. Indra Sjafri hanya memboyong 23 pemain untuk menghadapi turnamen tersebut. Di posisinya, Firza akan bersaing dengan Asnawi Mangkualam (PSM Makassar), Dallen Ramadhan (Bali United), Anan Lestaluhu (Persija Jakarta).