BREAKINGNEWS.CO.ID - Calon Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aven S Hinelo, menegaskan kalau dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023, ingin memiliki kerjasama yang padu antara PSSI dengan pemerintah.

Aven menilai bahwa PSSI selama ini menjauh dari pemerintah, padahal peran pemerintah sangat penting terutama dalam pembangunan infrastruktur. Tak hanya itu ia juga ingin mengemban Inpres 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional. 

“Visi saya maju untuk memastikan prestasi sepakbola sesuai semangat semangat nawacita bersinergi dengan pemerintah,” kata Aven dalam diskusi sepakbola mencari ketua PSSI ideal yang diadakan oleh SIWO PWI Pusat bekerjasama dengan PSSI Pers di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (20/10/2019).

“Kalau saya terpilih saya langsung menghadap Presiden. Saya melihat PSSI selama ini menjauh dari pemerintah. Saya yakin FIFA tidak akan marah, kecuali pemerintah ikut masuk mengurusi regulasi PSSI,” tambah dia.

Tak hanya itu, jika terpilih, Aven juga akan merombak persoalan pemilik suara atau voter yang selama ini dinilainya tidak mewakilkan dengan benar.

Sebagai informasi, saat ini ada 966 member yang terdaftar di PSSI dan hanya 86 voter yang bisa memilih saat kongres pemilihan nanti.

“Voter akan saya perbesar masa dari 900 member sekarang cuma 86. Itu Menimbulkan polemik,”

“Ke depan saya akan bicara dengan Exco bagaimana ubah voter, suapaya aspirasi dari 966 member ini bisa terwakilkan dengan benar,” ujarnya.

“Jadi kekurangan seperti ini harus berani dan harus ada terobosan-terobosan, dengan keinginan untuk memperbaiki PSSI dan tidka ada kepentingan lain,” pungkasnya.

Kongres Luar Biasa PSSI yang di dalamnya diagendakan pemilihan Caketum, Waketum, dan Anggota Exco PSSI Periode 2019-2023 akan diadakan pada, Sabtu (2/11) mendatang di Hotel Sangri-La, Jakarta.