BREAKINGNEWS.CO.ID – Sejumlah instansi pemerintahan terus menyelenggarakan tes yang menjadi tahapan penerimaan calon pegawai negeri sipil 2018 (CPNS 2018), salah satu tes yang dilaksanakan adalah Computer Assisted Test (CAT). Sejumlah atlet bulutangkis ternama Indonesia pun turut ikut tes CAT tersebut untuk penerimaan CPNS 2018 pada Rabu (28/11/2018).

Dari foto-foto yang dibagikan akun Instagram resmi Humas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) badminton.ina dan Twitter-nya @INAbadminton, terlihat para idola bulutangkis ini mengenakan seragam kemeja putih serta celana hitam bersama dengan banyak peserta lainnya. Dalam unggahan Twitter resmi Badminton Indonesia yang berisi foto-foto, ditulis keterangan foto: “Pagi ini, beberapa atlet kita sedang mengikuti Computer Assisted Test dalam rangkaian test penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Selamat berjuang!”

Para atlet bulutangkis yang mengikuti tes CAT penerimaan CPNS 2018 seperti yang terlihat dari foto-fotonya adalah Jonatan Christie, Anthony Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Tontowi Ahmad, serta Liliyana Natsir. Tidak hanya itu, di deratan belakang di foto-foto tampak pula ada Hafiz Faizal, Apriyani Rahayu, Debby Susanto, Hendra Setiawan, Ricky Karanda Suwardi, Greysia Polii. Apabila di lapangan, keduanya terbiasa berduet, kali ini di tes CAT penerimaan CPNS 2018, Tontowi Ahmad serta Liliyana Natsir duduk terpisah. Tontowi Ahmad bersama dengan peserta lain. Sementara Liliyana Natsir duduk sendirian.

Belum ada keterangan resmi terkait dengan keikutsertaan para atlet bulutangkis yang telah menorehkan prestasi bagi Merah Putih di tes CPNS 2018. Akan tetapi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) awal tahun 2018 sudah mengumumkan daftar 137 atlet berprestasi yang diangkat menjadi PNS melalui jalur khusus.

Upacara pengangkatan para atlet berprestasi ini dilaksanakan di Kantor Kemenpora Rabu (17/1) lalu. Hadir dalam upacara tersebut Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Asman Abnur serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Pengangkatan PNS formasi khusus dari kalangan atlet berprestasi adalah berdasarkan capaian prestasinya baik tingkat dunia maupun tingkat ASEAN.

“Kami berharap dengan adanya motivasi baru ini para atlet tidak memikirkan lagi hal-hal terkait dengan apa pekerjaan mereka di masa depan, jadi formasi khusus PNS ini mereka telah ada kepastian di masa depannya,” ujar Asman seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Jumat (19/1) lalu. Rekrutmen untuk formasi khusus ini akan dilakukan pada tahun mendatang. Berbeda dengan formasi umum yang memakai tes, formasi khusus ini hanya tes tes kompetisi bidang.

“Formasi khusus ini tidak seperti tes PNS biasa walaupun tetap ada proses yang berjalan seperti pra-jabatan dan sebagainya hingga penempatannya setelah pra-jabatan, insya Allah ini konsisten di tahun-tahun berikutnya sebagai suntikan motivasi di bidang atlet/olahragawan,” ungkap Asman. Mengenai penempatan PNS atlet tersebut, Asman menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kemenpora. ”Sementara menjadi atlet tentu juga menjadi pegawai di Kemenpora, setelah dia tidak jadi atlet lagi maka bisa dia didistribusikan sebagai pelatih di seluruh kementerian/lembaga atau dispora yang membutuhkan,” ujarnya.

Imam Nahrawi menuturkan, pengangkatan 137 atlet berprestasi menjadi PNS itu merupakan komitmen Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan kepada para atlet. “Sesuai arahan Menpan dan RB, sejumlah atlet ini diangkat di Kemenpora dan aktif juga sebagai atlet serta pelatih akan tetapi pada saatnya mereka butuh pulang kampung misalnya, maka di situ kita akan mendistribusikan mereka di Dispora setempat maupun klub-klub sebagai pelatih,” kata Menpora.

Atlet yang diangkat menjadi PNS itu adalah mereka yang mendapatkan medali di olimpiade serta paralympiade (medali emas, perak, perunggu) atau kejuaraan tingkat dunia yang lain, peraih medali di ajang Asian Games (medali emas dan perak) serta peraih medali emas pada SEA Games (2015 hingga 2017), sesuai dengan janji Presiden Jokowi kalau atlet normal dan disabilitas mendapatkan penghargaan yang sama.

Di antara atlet-atlet berprestasi yang diangkat sebagai PNS antara lain sebagai berikut:

1. Ni Nengah Widiasih (Peraih Emas Angkat Berat, ASEAN Para Games 2017)
2. Eki Febri Ekawati (Peraih Emas Tolak Peluru, SEA Games 2017)
3. Eko Yuli Irawan (Peraih Perak Angkat Besi, Olimpiade Rio 2016)
4. Sri Wahyuni Agustiani (Peraih Perak Angkat Besi, Olimpiade Rio 2016)
5. Rifda Irfana Luthfi (Peraih Emas Senam, SEA Games 2017)
6. I Gede Siman Sudartawa (Peraih Emas Renang, SEA Games 2017)
7. Mohammad Ahsan (Peraih Emas Bulu Tangkis Ganda Putra, Asian Games 2014)
8. Hendra Setiawan (Peraih Emas Bulu Tangkis Ganda Putra, Asian Games 2014)
9. Tontowi Ahmad (Peraih Emas Bulu Tangkis Ganda Campuran, Olimpiade Rio 2016)
10. Liliyana Natsir (Peraih Emas Bulu Tangkis Ganda Campuran, Olimpiade Rio 2016)
11. Greysia Polii (Peraih Emas Bulu Tangkis Ganda Putri, Asian Games 2014)
12. Anthoni Gintings (Peraih Emas Badminton Asia Team Championship 2016, Peraih Perak Thomas Cup 2016)
13. Kevin Sanjaya (Peraih Emas Ganda Putra, All England 2017)
14. Marcus Ferinaldi (Peraih Emas Ganda Putra, All England 2017)
15. Christopher Rungkat (Peraih Emas Tenis, SEA Games 2017)
16. Lindswel Kwok (Peraih Emas Wushu, SEA Games 2015 dan 2017, Peraih Perak Taijiquan Championship Polandia 2016).