New York--Raksasa E-commerce Alibaba Group Holding Ltd (BABA.N) sedang merancang sebuah rencana untuk mencantumkan perusahaan tersebut di bursa saham di negara asalnya, Cina. Kabar tersebut muncul seperti laporan dari  Wall Street Journal pada Kamis (15/3/2018) yang, mengutip para pihak yang mengetahui rencana ini.

WSJ juga melaporkan Alibaba sedang mengevaluasi cara di mana sahamnya dapat diperdagangkan oleh investor di daratan, surat kabar tersebut melaporkan. Wsj juga melaporkan bahwa daftar sekunder di Cina dapat terjadi segera setelah musim panas ini jika peraturan sekuritas negara tersebut diubah yang memungkinkan pendaftaran perusahaan asing

Berita tentang Pendaftaran ini kemungkinan terjadi beberapa minggu setelah dilaporkan bahwa Cina mengizinkan raksasa teknologi yang terdaftar di luar negeri untuk menjual saham mereka di daratan.

Alibaba, yang terdaftar di New York Stock Exchange, adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang terdaftar di luar Cina. Perusahaan lainnya yang melakukan hal serupa  termasuk Baidu Inc (BIDU.O), JD.com Inc (JD.O) dan Tencent Holdings Ltd (0700.HK). Sementara pihak Alibaba belum ada tanggapan seputar laporan WSJ tersebut.