JAKARTA - Setelah Pansus Angket KPK dan Niko Panji Tirtayasa Saksi Palsu KPK berkunjung ke "Rumah Sekap" di Depok, mereka kemudian mengunjungi "Rumah Sekap" satu lagi di Jalan Kuda Lumping blok U no 15, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Rumah Sekap" di Kelapa Gading ini berlantai dua ber cat hijau. Tetapi pada saat tim Pansus Angket KPK datang, kondisi rumah tertutup, terkunci, sehingga Pansus tidak bisa masuk.

Rumah di daerah Kelapa Gading ini setiap jendela dan ventilasi diberi teralis besi. Niko yang berasal dari Pangandaran, Jawa Barat ini mengaku baru tahu kalau yang membawanya ke Jakarta adalah penyidik KPK, karena pada saat dibawa kondisi perjalanan sudah malam.

Pansus Angket KPK bisa nembuktikan KPK sudah menyalahgunakan kekuasaan atau “abuse of power” dengan menggunakan Rumah Sekap. Pembuktian fakta ini sangat dibutuhkan untuk obyektivitas dan kebenaran. Bisa jadi, Pansus sudah punya data dan fakta sejumlah Rumah Sekap KPK di luar kasus Niko.

Bagi pendukung atau pembela KPK, pembuktian fakta ini jelas bisa membuat mereka di mata publik sebagai buta data dan fakta. Kebusukan KPK menjadi semakin jelas selama menjalankan pemberantasan korupsi.