BREAKINGNEWS.CO.ID - Kalau melihat dari nama Zidane yang mengawali nama lengkapnya, boleh jadi sang ayah Dedi Haerudi yang sengaja memilih nama tersebut berharap kelak sang anak Zidane Darmawan Abdillah bisa menjadi pemain sepakbola hebat. Sehebat Zinedine Zidane, legenda sepakbola dunia dari Prancis yang sangat dikagumi oleh Dedi Haerudi.

Sebagai mantan pesepakbola yang pernah membela tim Persija Jakarta U21 dan U23 di era 80-an, Dedi Haerudi yang akrab disapa Rudi memang punya keinginan yaitu ada salah satu dari tiga anaknya yang meneruskan jejaknya di sepakbola. Meski begitu, Rudi tak pernah mendorong-dorong apalagi memaksa anaknya untuk jadi pemain bola. Sebagai orang tua, Rudi memahami betul perkembangan jaman, di mana orang tua tak boleh lagi memaksakan keinginannya pada anak. Dia memberi keleluasan penuh pada ketiga anak laki-lakinya termasuk si bontot Zidane Darmawan Abdillah untuk menentukan masa depannya. Rudi bersama sang istri Siti Zulfah akan mendukung selama kegiatan yang diikuti anak-anaknya adalah kegiatan yang positif untuk masa depan mereka.

"Awal tertarik mau berlatih sepakbola, Zidane ngomong ke saya. Dia mau masuk SSB agar bisa serius berlatih," ujar Rudi mengenang momen ketika pertama kali Zidane, anak bontotnya mengutarakan keinginan tuk jadi pemain bola, Sabtu (21/9/2019.

"Satu-dua kali tidak saya gubris. Saya anggap itu hanya iseng saja. Tetapi ternyata Zidane benar-benar serius. Akhirnya saya merespon, terus saya bilang kalau mau jadi pemain bola harus disiplin, tekun dan giat berlatih. Dia bilang, siap Pak, Zidane akan berlatih sungguh-sungguh," imbuh Rudi yang pernah dua kali membela Tim Suratin Persija pada 1986 dan 1987.

SSB Binaan Palmerah

Dengan pertimbangan jarak dari rumah ke lapangan tempat latihan, Rudi akhirnya mendaftarkan Zidane Darmawan Abdillah sebagai siswa di Sekolah Sepak Bola (SSB) Binaan Palmerah. Saat itu usia Zidane yang lahir pada 19 April 2007 baru menginjak 9 tahun dan duduk di kelas 4 Sekolah Dasar.

Zidane ternyata lebih tertarik menjadi kiper. Bukan menjadi gelandang atau play maker seperti posisi yang ditempati Zinedine Zidane.

"Dari awal masuk SSB Binaan Palmerah, dia maunya jadi kiper," ungkap Rudi.

Secara postur Zidane memang sangat layak untuk menjadi kiper. Perkembangan tinggi badannya sangat pesat. Bagaimana tidak, Zidane yang sekarang sudah berusia 12 tahun tinggi sudah mencapai 178cm!

Selain karena posturnya yang menjulang, Zidane ternyata punya alasan lain kenapa lebih memilih jadi kiper. Ternyata dia sangat mengidolakan kiper timnas Indonesia yang juga kiper Persija Jakarta Andrytani 'Bagol' Ardhiyasa.

"Dia selalu bilang Bagol yang pertama ada di Persija Jakarta, sementara Bagol yang kedua (Zidane) ada di SSB Binaan Palmerah," tutur Rudi.

Tekun Berlatih

Untuk menyemangati anaknya, Rudi selalu mengatakan kepada Zidane, dia akan bisa mewujudkan cita-citanya jadi penerus Andrytani menjadi kiper Persija dan Timnas jika giat dan tekun berlatih.

"Alhamdullilah, Zidane selalu giat dan tekun berlatih. Juga banyak kemajuan yang dia raih. Insting kipernya makin bagus. Mulai paham membaca arah bola saat diserang. Pergerakkannya juga sudah lebih cepat," papar Rudi.

"Saya juga terus mengingatkan kunci untuk jadi pemain yang berhasil adalah latihan, latihan dan latihan. Juga tidak boleh lupa berdoa dan beribadah," tutupnya.

Rudi sangat berterimakasih kepada tim pelatih SSB Binaan Palmerah khususnya Coach Jamal dan Taupik yang telah menggembleng Zidane sejak pertama kali bergabung. Apalagi berkat prestasinya bersama SSB Binaan Palmerah di berbagai event telah membawa Zidane masuk lewat jalur prestasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Jakarta.

Data dan Prestasi Zidane Darmawan Abdillah

Nama: Zidane Darmawan Abdillah

Tempat tanggal lahir: Jakarta,19-04-2007

Nama Orang tua:

Ayah: Dedi Haerudi Abdillah

Ibu: Siti Zulfah

Prestasi:

- Juara1 Kompetisi antar SSB se-Jabodetabek U12 tahun 2018 (Piala Yayasan Persija Muda)
Juara 1 Festival antar SSB se-Jabodetabek U12 tahun 2018.

- Juara1 Festival antara SSB se-Jabodetabek kelahiran 2006/2007 (MC Utama).

- Peringkat tiga Askot Jakarta Barat 2018/2019
Festival Sepakbola U12 memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat 2019 di Tanggerang Selatan.