BREAKINGNEWS.CO.ID - Laga-laga seru dan menarik tersaji dalam turnamen khusus bagi para pebulutangkis veteran bertajuk “Yonex MBC Open 2020” di Modern Country Club, Cikokol, Tangerang, 30 Januari – 1 Februari 2020. Meski bertambah umur, aksi-aksi para mantan ini tetap menawan.

Para mantan penghuni pelatnas itu tetap mampu menyuguhkan teknik-teknik tinggi. Ketrampilan dalam mengolah shuttlecock tetap menawan. Penonton yang datang di arena pun kerap dibuat kagum.

Aksi-aksi pemain di tengah lapangan tetap ciamik. Mereka saling unjuk kemampuan pada hari pertama kejuaraan berhadiah total Rp140 juta, Kamis (30/1). Ketrampilan mantan pemain nasional seperti Tri Kusharjanto, Marlev Mainaky, Flandy Limpele, Alven Yulianto, Lioe Tiong Ping, Ade Lukas, Dharma Gunawi, hingga Andre Kurniawan Tedjono, tetap menawan.

“Gerakan kaki mereka memang lebih lamban. Tetapi, teknik dan ketrampilannya masih menawan,” sebut Bobby Ertanto, pemrakarsa kejuaraan edisi keempat ini.

“Saya kagum dengan ketrampilan para bekas pemain ini. Masih memiliki teknik-teknik bagus. Senang melihat mereka beraksi,” komentar Pak Aming, yang bertindak selaku sponsor kejuaraan.

Di laga pembuka nomor ganda putra veteran di atas 95 tahun itu, Alven yang berduet dengan Gehun, tampil solid. Pasangan yang membela klub Modern Badminton Club ini menang 21-8, 21-11 atas Firmasnyah/Phua Santo dari klub Spring Badminton Club.

“Lumayan, masih bias main dengan baik,” tutur Alven, yang dulu bersama Luluk Hadiyanto pernah menjadi pasangan nomor satu dunia.

Aksi-aksi menarik juga dipertontonkan oleh para mantan pemain putri nasional. Mereka seperti Ririn Amelia, Silvia Ratih, Brigita Rumambi, yang bertanding di kelompok ganda intern yang berpasangan bersama pemain yang lebih senior.

“Saya tampil untuk mencari pengalaman baru tampil di nomor ganda bersama pasangan yang lebih senior,” aku Brigita yang bersama Wilson (Spring Badminton Club) menang 21-7, 19-21, 23-21 atas Suganyanto/Afat (Wanteg Badminton Club).

Sayang nasib pahit harus diderita Berry Angriawan bersama Alfian Eko Prasetya. Kedua pemain yang dikembalikan dari pelatnas ke klub pada akhir tahun 2019 itu harus tersingkir di babak pertama kategori ganda putra bebas. Mereka dijegal Reinard Dhanriano/Stefan Indra (Ollas Sport), 21-18, 17-21, 15-21.

Sementara hasil berbeda didapat duet bersaudara, Fran/Fernando Kurniawan yang menang atas Bryan Sydney Elohim/M. Rizky, 21-15, 21-13. Hasil positif juga didapat Senatria/Eka fajar Kusuma yang menekuk Malika/Sandi (PB Sumarecon), 21-16, 21-10. (*)