JAKARTA - Usia sensor sidik jari yang berdiri sendiri akan segera berakhir. Rumor telah menyebar untuk beberapa waktu bahwa Apple akan menempatkan teknologi TouchID ke dalam layar, dan Samsung bekerja keras untuk melakukan hal yang sama dengan Galaxy S8 dan Galaxy Note 8 dan sayangnya belum berhasil.

Namun smartphone merek Cina "Vivo" telah mengumumkan teknologi pemindai sidik jari layar terbaru mereka Clear ID FS9500, ahli perangkat HID (Human Interface Device) Synaptics juga akhirnya mengungkap produsen smartphone pertama yang akan menggunakan teknologi ini, yakni Vivo. Produsen asal Cina ini berhasil mengalahkan berbagai brand besar dunia, seperti Samsung, Apple, Oppo dan, Huawei.

Nampaknya Samsung dikabarkan pernah menginvestasikan dana mereka untuk penggunaan teknologi ini pada smartphone mereka yang akan datang, Galaxy S9. Namun karena satu dan lain hal, akhirnya Samsung memutuskan untuk menghentikan ide ini dan menggantikannya dengan teknologi 3D face recognition.

Dengan maraknya penggunaan layar borderless atau layar bezel tipis, solusi ini akan melengkapi keamanan smartphone tanpa perlu mengorbankan dimensi layar untuk hadirnya sensor fingerprint. Walaupun sensor sidik jari dapat diletakkan pada bagian belakang ponsel, beberapa pengguna mengeluhkan hal ini karena mereka sering kali menyentuh kamera di bagian belakang — yang membuat lensa menjadi kotor.