BREAKINGNEWS.CO.ID – Tim voli Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya memastikan diri  lolos ke babak final LIMA Volleyball: McDonald’s East Java Conference Season 7. Pada semifinal yang berlangsung di Sport Center UIN Maulana Maliki (UIN Maliki) pada Kamis (19//2019), UINSA menundukkan Universitas Islam Malang (Unisma) dengan skor 3-0 (25-21, 21-14, 25-23).

Kedua tim saling memperebutkan keunggulan di set pertama ini. Keunggulan di set ini berada di tangan UINSA dengan skor tipis 25-21. Dari 25 poin yang didapat, mereka berhasil mengumpulkan 17 poin lewat permainannya.

Poin tersebut dihasilkan berkat lima pemainnya. Angka terbanyak yang disumbangkan adalah lima poin hasil spike yang dilakukan Frisca Abritama.  Mochamad Ainul Yaqin menjadi pemain yang paling sering memberikan umpan. Ia melakukan assist sebanyak 16 kali di set ini.

Keunggulan UINSA berlanjut hingga set kedua. Kali ini, permainan mereka menghasilkan 16 poin. Mochammad Tri Fauzin Maulana menjadi penyumbang angka terbanyak dengan enam poin di set ini, sedangkan Ainul masih menjadi pengumpan terbanyak dengan sembilan kali assist. Set kedua berakhir dengan skor 21-14.

Unisma sempat unggul lebih dulu di set ketiga. Namun, tim asal Surabaya memastikan kemenangan mereka di akhir set ini dengan skor tipis 25-23. UINSA mampu menghadapi perlawanan yang cukup keras dari Unisma. Permainan Ainul dkk. kembali menghasilkan 16 poin. Di set ketiga ini, tiga pemain sama-sama mencetak empat poin untuk kampusnya. Ketiga pemain tersebut adalah Alensio Nico Hidroar, Fauzin, dan Frisca. Setter UINSA, Ainul, tetap memberikan umpan terbanyak dengan 13 kali assist di set ini.

Meski harus menelan kekalahan, Unisma sudah melakukan perlawanan yang cukup baik. Terbukti dengan poin akhir di set pertama dan ketiga. Selama tiga set, mereka sudah mengumpulkan 58 poin. Dari total skor tersebut, 34 poin dihasilkan sendiri lewat permainan mereka. Tim Malang ini juga sudah melakukan spike 20 kali, 13 kali fake spike, 22 attack attempts, tiga service ace, 29 assist, dan enam block point.

“Alhamdulillah kami bisa masuk ke final. Namun, kami belum boleh merasa puas dengan permainan hari ini agar ke depannya bisa terus lebih baik lagi. Kami memiliki target di kompetisi LIMA ini, dan kami harus mencapai target tersebut. Kami ingin menjadi juara di regional maupun Nationals. Kami akan memberikan sedikit evaluasi dan perbaikan sebelum bertanding di final besok,” kata Surya Alam Hadi Putra, manajer UINSA.

Sementara itu, pelatih Unisma, Hafis Syarifudin, menyampaikan, “Kami harus menerima kekalahan hari ini. Meskipun kalah, saya cukup puas dengan permainan anak-anak. Apalagi poin kami di set pertama dan ketiga tidak terlalu jauh dari lawan. Segi mental sudah tidak bermasalah. Mungkin di set kedua mental kami sempat jatuh, tetapi mereka bisa bangkit lagi di set ketiga. Kami hanya akan memperbaiki penerimaan bola dan konsistensi permainan untuk laga perebutan peringkat ketiga nanti.”

Dengan hasil ini, UINSA akan melaju ke babak final yang akan berlangsung pada Jumat (20/9/2019). Mereka akan menghadapi   pemenang pertandingan  Universitas Negeri Malang (UM) melawan tuan rumah, UIN Maliki.