BREAKINGNEWS.CO.ID - Seorang ahli komputer (IT) muda yang masuk dalam Under 30 Forbes Asia, Tyovan Ari Widagdo, menyatakan kesediaannya bergabung guna memperkuat organisasi Indonesia Korea Frienship Association (IKFA) menjadi Ketua Bidang Ekonomi Kreatif. Ini adalah bidang baru yang dibentuk setelah Tyovan bertemu dengan sejumlah pengurus IKFA usai penandatangan MoU dengan sejumlah lembaga di Rafles Resident, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Kesediaan itu setelah melihat prospek sangat bagus dalam organisasi yang menjalin persahabatan antara Indonesia dengan Korea. “Saya siap bergabung dan akan mensupport IKFA pak,” kata Tyovan melalui pesan elektronik (WhatsApp) kepada Ketua Umum IKFA Adhi Wargono.

Tyovan Ari Widagdo, kini sedang mengembangkan “heloIndonesian Chat Massanger yang programnya dilengkapi anti hoax. “Saya harapkan bisa jadi aplikasi pesan khas Indonesia, seperti Korea memiliki KakaoTalk,” kata Tyovan yang dalam kiprahnya selalu mengaitkan dengan kota kelahirannya Wonosobo.

Tyovan, seorang anak muda yang awalnya tak punya apa-apa, mencoba memulai sebuah usaha, belajar otodidak, sampai akhirnya berhasil memimpin perusahaan rintisan. Namanya kemudian masuk sebagai pengusaha muda yang sukses dalam daftar 30 Under 30 Forbes Asia 2017.

Cerita ini menjadi lebih dramatis lagi ketika melihat latar belakangnya yang berasal dari orang tua penjual kupat tahu di Wonosobo, Jawa Tengah. Mereka harus berdoa siang-malam untuk menyekolahkan anak hingga sarjana. Begitu kata Tyovan Ari Widagdo menggambarkan kehidupan ekonomi keluarganya, ketika diwawancarai wartawan di kantornya, Jl. Suryopranoto No.29A, Gambir, Jakarta Pusat.

Ia termasuk pengusaha muda yang sukses, saat mendirikan perusahaan penyedia aplikasi untuk belajar bahasa asing, “bahaso” pada 2015. Baru dua tahun berjalan, bisnis ini mendapat suntikan dana sebesar US$500 ribu atau Rp6,6 miliar. Penggunanya sekarang mencapai 150 ribu orang.

Selain nama Tyovan Ari Widagdo, Pengurus IKFA juga melakukan pergantian pengurus. Sekjen IKFA Danang Girindrawardana digantikan oleh Nina Da’I Bachtiar, yang sebelumnya menjabat sebagai bendahara.

Danang Girindrawardana selanjutnya menjabat sebagai Anggota Dewan Kehormatan. Jabatan Bendahara digantikan oleh Ali Riza Mulachela yang semula Ketua Bidang Advokasi Hukum, dan jabatan yang ditinggalkan digantikan oleh DR. Urbanisasi.

IKFA juga membuat badan baru, Bidang Hubungan Antarlembaga yang dijabat oleh Irfan Arvianto serta Bidang Humas Mohammad Banapon.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IKFA, Jimmy B. Sutopo menyatakan saat ini sedang mempersiapkan area lokasi di lantai 5 Lotte Evenue untuk menampung berbagai kegiatan bisnis dan Entertaiment yang berhubungan dengan Korea, sekaligus menjadi Pusat Kegiatan IKFA.

Menurut Jimmy, IKFA juga ikut menjadi penyandang dana pada konser Supet K-POP di ICE BSD 28-29 September yang menampilkan sebelas penampilan artis K-POP papan atas, baik group maupun solo, seperti Super Junior, Red Valvet, Kyuhyun dan lain-lain.