BREAKINGNEWS.CO.ID - Grup band Payung Teduh kembali melanjutkan eksistensi mereka di industri musik Indonesia. Mereka tetap eksis paska ditinggalkan sang vokalis, Mohammad Istiqamah Djamad atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Is, November 2017 lalu.

Ketenaran Payung Teduh pada tahun 2017 lalu mengingatkan banyak publik mengenai lagu 'Akad' yang sempat meledak. Namun selain banyak publik yang menyukai lagu tersebut, ada pula sebagian publik yang justru menilai Payung Teduh keluar dari jalur musiknya, yang dimana lebih berisik ketimbang lagu-lagu dari sebelumnya pada album 'Dunia Batas'.

Sontak diperparahnya lagi dengan keputusan mengejutkan Mohammad Istiqamah Djamad alias Mas Is yang memilih hengkang dari Paying Teduh kemudian disusul oleh Comi. Hal ini pun semakin memunculkan kesedihan bagi para fansnya hingga publik banyak yang menyayangkan keputusan Mas Is.

Kendati begitu, Payung Teduh rupanya mulai kembali menyapa para penggemar setianya dengan merilis single terbaru mereka. Ya, single tersebut dirilis pada Jumat 3 Agustu 2018 lalu lewat judul Lagu Duka.

Dalam Lagu Duka tentu tak ada suara Is dalam single baru yang diliris pada 3 Agustus 2018 di chanel Youtube Payung Teduh Oficial. Suara di Lagu Duka milik Ivan. Lagu yang beralunan folk ini semenjak diupload sudah ditonton lebih dari 360 ribu kali.

Seperti yang didengar melalui video klipnya dari YouTube, musik yang disuguhkan oleh Payung Teduh terdengar mendayu-mendayu, dimana setiap part liriknya diisi dengan bunyi instrumen alat musik seruling.

 

Lebih lanjut, video tersebut mendapat komentar-komentar positif dari para warganet. Memang tak bisa dipungkiri, hilangnya suara khas dari Mas Is begitu terasa dari lagu tersebut.

“Dengan rilisnya album ini, berarti yang membuat Mas Is keluar, bukan karena materi, tapi murni keyakinan bermusik. PAYUNG TEDUH TETAPLAH PAYUNG TEDUH. RISPEK!," tulis @cheftictank.

"Sebenernya berat untuk berpaling dari payung teduh ke pusakata 😢 tapi tetep bagi saya pendengar lama payung teduh tetap di telinga dan hati saya 😢 lagu teman tidur, lagu penyendiri, lagu perenungan, ntah harus berapa lama terbiasa dengan suara baru ini, yg pasti saya tetep dengan payung teduh dan pusakata," tulis @dendyirawan.

"Karna musik yg berbeda dari musik band pada umumnya payung teduh memang terbaik di kelasnya...selalu sukses buat payung teduh," tulis @echomposer.