JAKARTA - Terjebak kasus narkoba, artis Roro Fitria harus menjalani proses hukum. Banyak yang tidak percaya dengan penyanyi yang dikenal memiliki harta kekayaan yang mewah dan penampilan yang glamor. Para sahabat bahkan penasaran apa alasan Roro hingga bisa terjerat dalam kasus barang haram tersebut.

Roro Fitria dibekuk petugas Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya di kediamannya di Pattio Residence, Jalan Durian Raya Nomor 23 D, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu 14 Februari 2018.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Nirwan Nawawi, mengatakan surat perintah tersebut dikeluarkan agar JPU mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana sesuai Nomor: Print-449/0.1.4/Euh.1/02/2018 Tanggal 28 Februari 2018 tersangka Roro Fitria dan pria bernama Wawan Hartawan.

"Ada tiga Jaksa Penuntut Umum yang ditunjuk untuk menangani kasus tersangka Roro Fitria dan Wawan Hartawan," kata Nirwan ketika dikonfirmasi, Jumat 2 Februari 2018.

Dalam kasus tersebut, Roro Fitria dan Wawan Hartawan diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagaimana diatur pada Pasal 114 ayat (l) Sub. Pasal 112 ayat (l) juncto Pasal 132 ayat (l) UURI. No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Penerbitan Surat Perintah tersebut adalah sebagai tindak lanjut diterimanya SPDP No.: B/65/II/2018/Dit.Resnarkoba tanggal 14 Februari 2018 atas nama tersangka Roro Fitria dan Wawan Hartawan yang telah diterima sebelumnya oleh Kejaksaan Tinggi tanggal 20 Februari 2018," kata dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan saat ini penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, sedang menyusun berkas perkara Roro Fitria.

"Berkas perkara RF saat ini sedang kami susun, penyidik menyusun, nanti setelah semuanya selesai kami jilid. Baru kami serahkan ke Penuntut Umum," kata Argo.

Meski telah menyebut hasil tes rambut Roro sudah keluar, namun Argo enggan membeberkan dengan alasan bukan untuk konsumsi publik. "Nanti dimasukkan ke berkas perkara (hasil tes rambut) nanti kami lampirkan baru nanti di pengadilan, karena itu dokumen rahasia tidak boleh kami sampaikan," ucap Argo.

Penangkapan Roro berdasarkan pengembangan setelah sebelumnya polisi menangkap Wawan Hartawan yang merupakan pemasok narkoba ke Roro Fitria. Polisi berhasil membekuk pria berprofesi fotografer tersebut dan mengamankan barang bukti i sabu seberat 2,4 gram  di Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat. Kepada polisi WH mengaku sabu pesanan Roro yang disimpan dalam bungkus rokok.