BREAKINGNEWS.CO.ID - Setelah dianggap sukses dalam menyelenggarakan Asian games ke-18 di Jakarta dan Palembang pada 2018 ini, Pemerintah Indonesia ingin bercita-cita lebih. Pemerintah seperti disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kini ingin mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Niat tersebut disampaikan secara langsung oleh Jokowi saat usai menerima Olympic International Committee (OIC) dan Olympic Council Asian (OCA) di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018).

Olimpiade musim panas yang merupakan ajang olahraga terbesar di dunia, sudah digelar sejak tahun 1896 di Athena, Yunani.  Hingga kini, Olimpiade sudah digelar sebanyak 31 kali. Pada Olimpiade ke-32 akan digelar pada 2020 di Tokyo, Jepang. Sementara untuk Olimpiade 2024 tuan rumahnya adalah Paris, Prancis. Untuk tahun 2028, tuan rumah sudah ditunjuk Los Angeles, AS.

Di dunia ada dua Olimpiade yakni musim panas dan musim dingin. Untuk Olimpiade musim dingin sudah digelar sejak tahun 1924. Pada tahun 2018 ini menjadi Olimpiade musim dingin ke-23 dimana Pyeongchang, Korsel menjadi tuan rumahnya. Indonesia sendiri sangat jarang mengikuti Olimpiade musim dingin karena kondisi negara ini di wilayah tropis dan tidak ada musim dingin. Sehingga satu-satunya kesempatan bagi Indonesia dalam menggelar even olahraga terbesar di dunia itu hanyalah Olimpiade musim panas.  

Indonesia sejauh ini sudah mengikuti Olimpiade musim panas sebanyak 14 kali. Indonesia meraih enam emas, sebelas perak dan 27 perunggu di ajang itu. Olimpiade pertama tahun 1956 di Melbourne.

Sukses Indonesia

Indonesia terlihat makin percaya diri setelah memperoleh banyak apresiasi dari dunia. Mulai dari kemeriahan upacara pembukaan Asian Games 2018 dilanjutkan dengan kelancaran dalam perhelatan ajang antara negara Asia ini. Hal ini pula yang menjadi penilaian bagi Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Ketika Jokowi menerima Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach dan juga Presiden OCA Syeikh Ahmad Fachad Al Sabah, ia menyampaikan niat tersebut. Bekalnya antara lain pengalaman Indonesia di Asian Games 2018 yang diyakini siap untuk maju dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032. Selain itu Jokowi menyatakan kesuksesan dalam penyelenggaraan  Asian Games. Di lain pihak, baik OIC maupun OCA sama-sama melihat bahwa partisipasi dari masyarakat Indonesia dan para volunteers berperan besar karena dapat diorganisir secara baik.

"Dengan pengalaman yang kita miliki dalam penyelenggaraan Asian Games ke-18 ini, maka kita Indonesia yakin untuk juga bisa dan mampu menjadi tuan rumah untuk perhelatan yang lebih besar. Oleh sebab itu Indonesia berencana secepatnya untuk mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Olimpiade pada tahun 2032," ujar Presiden seperti dikutip oleh RRI.

Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach menyambut baik niat tersebut. OIC mengapresiasi Indonesia yang ingin mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, berbekal pengalaman di Asian Games 2018 ini.

"Kami ingin mengucapkan selamat atas kesuksesan perhelatan Asian Games 2018 yang sangat mengesankan. OIC sangat mengapresiasi pencalonan Indonesia untuk tuan rumah Olimpade 2032 karena dengan kesuksesan Asian Games ini. Indonesia telah memperlihatkan kesuksesannya dalam mengorganisir penyelenggaraan." Ucap Bach dalam keterangan Pers di Istana Bogor bersama Presiden Jokowi.

Untuk Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang dunia dan masyarakat Indonesia kagum dengan penyelenggaraan dan prestasi yang diraih Indonesia. Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesinya nyatanya membuat prestasi tertinggi dengan merebut posisi empat klasemen perolehan medali. Kontingen Indonesia meraih 94 medali. Setelah final sepak takraw quadrat putra, Indonesia akhirnya meraih 31 emas, 23 perak, dan 40 perunggu.