BREAKINGNEWS.CO.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, tak hadir saat Timnas Indonesia U-23 menjadi juara Piala AF U-16 2018. Garuda Asia berhasil mengalahkan Thailand U-16 lewat adu penalti 4-3, setelah pada waktu normal bermain imbang 1-1 di Stadion Gelra Delta, Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018).

Tak hadir di Stadion Gelora Delta, bukan berarti Imam tak menyaksikan anak-anak muda bangsa berjibaku mencatatkan sejarah. Menteri asal Bangkalan itu menonton di rumahnya bersama rekan-rekan yang lain. Hal itu diketahui Lewat akun media sosialnya, Imam mengunggah sejumlah momen nonton barengnya. Salah satunya adalah video ketika Indonesia dipastikan juara saat kiper Ernando Ari menepis sepakan terakhir Pongsakorn Innet.

 

A post shared by Imam Nahrawi (@nahrawi_imam) on

Imam dan rekan-rekannya langsung meluapkan kegembiraannya dan tak bisa menahan haru. Ia lantasmelakukan sujud syukur sebelum terlihat berdoa dengan mata berkaca-kaca. "JUARA!! INDONESIA JUARA !!! Siapa kita? INDONESIA! Terima kasih seluruh skuat Timnas AFF U-16, pelatih, asisten pelatih, fisioterapis, masseur, kit man, dan tentunya suporter yang selalu setia atas perjuangan selama AFF U-16," ungkapnya pada akun instagram @nahrawi_imam.

"Kalian telah berjuang untuk jadi juara hari ini. Tetap berjuang, bekerja keras, masih ada Piala Asia dan Piala Dunia U-17. Terus berjuang agar selanjutnya kau bisa menjalani sisa hidupmu sebagai seorang juara," lanjut dia.

 

A post shared by Imam Nahrawi (@nahrawi_imam) on

Dukungan Penuh Suporter

Sejak tampil di laga pertama menghadapi Filipina, David Maulana dan kawan-kawan sudah mengundang animo ribuan penonton. Setidaknya ada lebih dari 8,000 penonton yang menyaksikan laga perdana anak asuh Fakhri Husaini di Piala AFF U-16 2018.

Lonjakan besar penonton terjadi pada laga keempat menghadapi Timor Leste. Dilansir dari situs federasi sepak bola ASEAN (AFF), pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Timnas Indonesia U-16 itu disaksikan langsung 23.209 penonton. Jumlah penonton sempat menurun ke angka 15 ribu ketika Garuda Asia meraih kemenangan di laga terakhir fase grup menghadapi Kamboja.

Ketika menghadapi Malaysia, jumlah penonton mencapai 24.278. Catatan kehadiran penonton tersebut kembali bertambah di laga final. Lebih dari 26 ribu penonton di stadion yang sudah berusia 18 tahun tersebut. Berbagai variasi dukungan berupa yel-yel, nyanyian, dan koreografi kerap terlihat di tribune Stadion Gelora Delta. Riuh rendah dukungan penonton menyemangati para pemain yang berhasil menyapu bersih tujuh laga dengan kemenangan.