JAKARTA - Tim I Subdit Resmob Polda Metro Jaya meringkus dua pelaku penipuan dan penggelapan bisnis jual beli uang dolar AS palsu. Tersangka Indra Jaya (39) dan Hendri Sikku (43) diciduk di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (20/5/2018) kemarin.

“Pelaku diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus dolar palsu,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (21/5/2018). 

Argo mengatakan, operasi penangkapan dimpimpin oleh Kompol Malvino Edward Yustica. Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku menawarkan investasi perusahaan ke korban sebesar 500 ribu Dolar AS. Namun, sebelum ada kesepakatan, korban harus memberikan uang Rp100 juta terlebih dahulu. 

“Tersangka memberi bungkusan uang 500 ribu dolar AS sesuai yang dijanjikan tersangka. Namun ketika korban membuka bungkusan tersebut diketahui bahwa di dalamnya berisi uang dolar palsu,” ujar Argo.

Dari penangkapan kedua pelaku ini, polisi menyita sejumlah barang bukti. Yakni dua unit handphone, satu  koper, dua lembar uang dolar AS dan satu plastik berisi lembaran uang palsu. Saat ini tersanga Indra Jaya dan Hendrik Sikku sudah mendekam di sel tahanan Polda Metro Jaya. Mereka dijerat pasal 378 dan atau pasal 372 tentang penipuan dan penggelapan.